Begini Prosesi Pemulangan Jenazah TKI Moring Baddu ke Bantaeng

oleh

BANTAENG,SUARALIDIK.com– Berita duka kembali diterima oleh UPT Sipakatau Bantaeng, pada tanggal 16 Agustus 2016, sekitar pukul 12.45 Wita via telepon oleh Kepala Desa Kaloling Kecamatan Gantarangkeke Drs. Hasanuddin kepada Kadis Sosnakertrans Bantaeng Syahrul Bayan yang juga selaku Kepala Sekretariat UPT Sipakatau.

Dari laporan Kades Kaloling, oleh pihak UPT Sipakatau Bantaeng, melalui Tim Kerja Pelayanan TKI Bantaeng yang telah terbentuk sejak Juni 2011 lalu ini, melakukan penelusuran data dan informasi, tentang keterangan almarhum Moring Baddu yang berpaspor A7403282, yang mana lahir di Bantaeng tanggal 5 Juli 1975 beralamat di Dusun Lele Lompo Desa Kaloling Kecamatan Gantarangkeke. Dimana almarhum, telah meninggaalkan Bantaeng sejak 5 Mei 2014. Dan almarhum meninggal dunia pada tanggal 16 Agustus 2016 sekitar pukul 04.00 Subuh Waktu setempat.

Dan setelah dilakukan, penelesuran data, dan penyebarluasan informasi ke pihak Kemenlu, Kemensos, Kemenaker, BP3TKI Makassar melalui Whatsapp Group Selaras TKI Bantaeng, kebenaran informasi tersebut, baru mendapatkan informasi secara detail dan resmi setelah mendapatkan surat penyampaian dari KJRI Kuching tertanggal 25 Agustus 2016, yang sebelumnya Kadis Sosnakertrans Bantaeng Syahrul Bayan beserta team melakukan kunjungan ke rumah almarhum dan fasilitasi beberapa surat pernyataan untuk selanjutnya dikirim ke Malaysia melalui Staf Kemenlu RI.

Kami sudah maksimalkan koordinasi ke semua pihak, termasuk team kerja Kemenlu RI di Malaysia tepatnya Kuching, dan selanjutnya kami mendapatkan tugas ke Kemenlu RI langsung, dan Alhamdulillah oleh Pihak Kemenlu RI melalui Kepala Perrwakilan KJRI Kuching, kami telah mendapatkan kepastian prosesi pemulangan TKI alm. Moring Baddu per tanggal 30 Agustus 2016″ ujar Syahrul Bayan.

Dan lanjutnya, secara teknis dalam surat tersebut disampaikan bahwa Prosesi pemulangannya, dimulai dari pemberangkatan dari RS. Bintulu menuju Sibu dan diterbangkan ke Kuala Lumpur via Malaysia Airlines tertanggal 31 Agustus 2016 kemarin, dan selanjutnya via Garuda Indonesia pada hari ini tanggal 1 September 2016 pukul 08.00 Waktu Malaysia ke Jakarta, dan lanjutkan dengan Garuda Indonesia GA 610 pada pukul 15.15 WIB dan diperkirakan tiba di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar pukul 18.45 Wita.

Kadis Sosnakertrans Bantaeng,Syahrul Bayan saat menemui keluarga TKI yang meninggal diluar negeri -SUARALIDIK
Kadis Sosnakertrans Bantaeng,Syahrul Bayan saat menemui keluarga TKI yang meninggal di Malaysia-SUARALIDIK

Kami sudah melakukan komunikasi intens dengan keluarga, Kepala Desa Kaloling, Team Kerja UPT Sipakatau, BP3TKI Makassar, tentang jadwal ini” tambah Syahrul Bayan

Kami dari mewakili pihak Keluarga alm. Moring Baddu menyampaikan Terimakasih atas perhatian dari semua pihak, yang telah memfasilitasi pemulangan saudara kami. Walau memang, agak memerlukan waktu namun, prosedurnya juga kami ikuti sesuai regulasi yang ada” ujar Hasanuddin selaku keluarga Almarhum Moring Baddu.

Lanjut Syahrul Bayan, secara umum pihaknya sudah bekerja secara maksimal, dengan komunikasi intens dengan para pihak termasuk pihak perusahaan yang fasilitasi pemulangan jenazah almarhum. Dan semoga, bisa tiba di Bantaeng, dan selanjutnya dilanjutkan dengan prosesi pemakaman. Kami juga saat ini, sementara memfasilitasi pengajuan administrasi pemberian asuransi, semoga bisa juga mendapatkannya.

Rilis Sekretariat UPT Sipakatau Bantaeng
Dari Bantaeng.

Redaksi: Andi Awal


Abdul Nazaruddin

Rujadi

H.Askar

Harris Pratama