Bendahara HAM Sul-Sel : Jadilah New kartini Dalam Dunia Literasi dan New Cute Nadien Di lapangan

oleh
Andi awwaliyah Wulandari

Opini, SuraLidik.Com – Masih biasakah engkau menyanyikan lagu ibu kita kartini? “ibu kita kartini putri sejati putri indonesia” seseorang putri Indonesia yang namanya tercatat dalam sejarah kemederkaan, hingga ia dikenal sebagai tokoh emansipasi wanita Indonesia. Bahkan, dicatat sebagai pahlawan Nasional berkat perjuangannya membela hak-hak perempuan.

Andi awwaliyah Wulandari

Dalam sebuah tinta emasnya ia menuliskan “habislah gelap terbitlah terang” yang mana pada masa itu perempuan mengalami kondisi a-sosial, didiskriminasi, dan dialienasi dari ruang-ruang publik. Misalnya saja perempuan dikurung dalam rumah dan dilarang untuk terlibat berpolitik.

Tapi, dari situlah emansipasi itu lahir, dimana kartini hadir dan mengonstruksi kesadaran perempuan untuk bangun dari tidur panjangnya dan berjuang merebut hak-haknya.

Nah, “sebagai perempuan yang memegang tongkat stafet dari generasi ke generasi” maka seharusnya kita tak boleh lupa, dan haruslah melanjutan apa yang telah dikerjakan dan diperjuangkan Kartini. Menjadi New-Kartini dalam dunia literasi dan New-Cute Nadien di lapangan.

Penulis : Andi Awwaliyah Wulandari
Mahasiswa Ilmu Politik UIN Alauddin Makassar


Abdul Nazaruddin

Rujadi

H.Askar

Harris Pratama