banner 728x250

Berhasil Tekan Laju Covid Via Isolasi Apung, Airlangga Hartarto Apresiasi Danny-Fatma

  • Bagikan
Wali Kota Makassar Moh.Ramdhan Pomanto saat mengikuti pembekalan kepemimpinan pemerintahan bersama Menko Perekonomian Airlangga Hartarto,Selasa (24/08)||

MAKASSAR, suaralidik.com – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto memberikan apresiasinya atas keberhasilan Pemerintah Kota Makassar dalam penanganan Covid-19 melalui program isolasi apung terpadu yang kini telah menunjukkan hasil.

Menko Airlangga menyebut Kota Makassar sebagai kota inspirasi dan menjadi percontohan bagi daerah lainnya dengan catatan yang memuaskan.

Hal tersebut di ungkapkannya saat turut hadir dalam pembelajaran tahap 2 pembekalan kepemimpinan pemerintahan dalam negeri bagi Bupati/Wakil Bupati dan Walikota/Wakil Walikota petahana tahun 2021 secara virtual yang di adakan BPSDM Kemendagri RI di hari pertama, Selasa (24/08).

“Selamat untuk Kota Makassar atas keberhasilannya menangani Covid-19 dengan program Isolasi Apung terpadu. Program ini di jadikan percontohan namun hingga kini Makassar tetap unggul di bandingkan daerah lainnya,”ujar Airlangga Hartarto.

Di saksikan oleh Dirjen dan semua kepala daerah se-Indonesia, Airlangga kembali menyebut keberhasilan Pemerintah Makassar di bawah kepemimpinan Danny-Fatma dapat berpotensi mengantarkan Makassar turun level.

banner 728x250



Inovasi yang di lakukan membawa Kota Makassar yang tadinya berada di level IV kini dapat berpotensi turun level, dengan melihat angka yang semakin menurun sejak adanya program isolasi apung terpadu.

Isolasi Apung Terpadu

“Tentu ini karena adanya gerak cepat pemerintah dalam melihat kondisi kesehatan warganya. Semoga dapat di pertahankan hingga Makassar bisa kondusif,”harapnya.

Sementara itu Wali Kota Makassar, Ir. Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto mengatakan program isolasi apung terpadu di lakukan agar dapat segera memisahkan yang sehat dan yang sakit.

“Alhamdulillah kini berada di level III. Tujuan isolasi apung terpadu yang kini di lirik semua kota ya karena memang kami ingin memisahkan yang sakit dan sehat. Hal tersebut dengan harapan agar tidak ada yang menjadi carrier dan berada di kehidupan sosial masyarakat. Jadi yang orang tanpa gejala (OTG) atau gejala ringan kami naikkan ke KM Umsini,”ungkap Danny.

Meski telah mengalami penurunan angka covid-19 di Makassar, namun Danny tetap meminta kesadaran dan kepatuhan masyarakat untuk taat prokes dan bersabar bagi yang belum mendapatkan vaksin sembari menunggu kiriman vaksin dari pusat yang akan di kirimkan ke beberapa daerah termasuk Makassar dalam waktu dekat ini.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *