Bersama TNI dan Polri, Walikota Manado Pimpin Pembersihan Sampah Sisa Banjir

oleh

MANADO, Suaralidik.com – Banjir dan tanah longsor yang terjadi di Kota Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (16/12/2017) lalu kini menyisihkan sisa material dan sampah di area pemukiman warga. Hal tersebut tak lepas dari perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Manado.

Dipimpin langsung Walikota GS Vicky Lumentut (GSVL) dan Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan bekerjasama TNI dan Polri membantu warga dalam membersihkan sisa material dan sampah tersebut.

Selain membantu warga berbenah, rombongan walikota juga membagikan bantuan paket sembako yang masih dalam suasana Hari Natal.

Walikota GSVL berterima kasih kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Jajaran Kepolisian yang membantu melakukan pembersihan material sampah akibat banjir.

Menurut Walikota GSVL, Peran Komandan KOREM 131 Santiago Kolonel Inf Joseph Robert Giri yang memberi arahan kepada Komandan KODIM 1309 Manado Letkol Inf Arif Harianto, serta mendapat dukungan penuh Kapolresta Manado Kombes Pol Hisar Siallagan SIK, ikut menciptakan kondisi pasca bencana yang mulai berangsur membaik.

“Terima kasih atas bantuan TNI/Polri, hari ini. Kita lanjutkan bersih -bersih lingkungan sungai dan rumah – rumah penduduk terdampak banjir beserta tanah longsor 16 Desember lalu,” ujar Walikota GSVL, ditengah kegiatan bersih-bersih bersama KODIM 1309, Rabu (27/12/2017).

Dirinya berharap, dengan bantuan dari TNI/Polri serta semangat warga untuk memulihkan kondisi rumah penduduk yang penuh lumpur dan material banjir akan kembali normal. Sehingga, warga dapat beraktivitas tanpa terganggu dengan kesibukan pasca bencana.

Bahkan, Walikota GSVL berupaya keras agar lokasi terdampak banjir dan tanah longsor pada beberapa wilayah di Kota Manado selesai dibersihkan hingga 31 Desember mendatang.

“Kita usahakan tanggal 31 Desember 2017 semua wilayah sudah bersih dan aktivitas warga normal kembali. Sehingg saat merayakan pesta Tahun Baru 2018 nanti, warga korban bencana akan merasakan bersih dan nyaman kembali,” tukas Walikota GSVL yang turut didampingi Sekot Drs Rum Usulu.

Tak ayal, legislator Hanura Robert Laoh Tambuwun turut menambahkan, Gerak bersama antara Walikota, TNI dan pihak kepolisian dalam membersikan sisa – sisa material pasca banjir disertai longsor pada tanggal 16 Desember, sudah tepat.

Oleh karena itu, Tambuwun berpesan, Suatu elaborasi baik makin jelas terlihat. Masyarakat bisa kembali beraktifitas dengan terangkatnya lumpur beserta sampah puing – puing, akibat terdampak bencana yang kita tidak inginkan. (Deon YW)