Bersama Warga Bulukumba, AndalanTa Prakarsai Perburuan Babi di 3 Kecamatan

oleh
H Askar photo bersama warga
H Askar photo bersama warga

Bulukumba, suaralidik.com – Kegiatan perburuan hama babi yang di prakarsai oleh pengusaha muda sekaligus politisi kabupaten Bulukumba provinsi sulaweai selatan, H. Askar, Hl, SE yang akrab dengan tagline AndalanTa, sangat diminati oleh para pemburu dan petani, terlihat dari, antusiasnya para petani terlibat aktif dalam kegiatan ini, perburuan babi yang di selenggarakan di 3 kecamatan yakni di ujung loe di pusat di desa balleangin yang juga di hadiri aparat polsek ujung loe, Abd. Rauf.

Baca juga: H. Askar : Saya Berniat Bekerja Untuk Rakyat Melalui DPR RI

Untuk kecamatan bontotiro di tempatkan di 2 desa yakni desa bonto marannu dan desa hila – hila yang turut di hadiri kapolsek bonto tiro, AKP. Sahabuddin, perburuan hama babi berakhir di kecamatan bonto bahari, ahad 19 agustus 2018.

Intra, salah seorang panitia saat di minta komentarnya terkait kegiatan ini menuturkan bahwa, kegiatan ini merupakan agenda rutin yang akan di laksanakan tiap pekan dan targetkan secara menyeluruh di setiap kelurahan desa yang berpotensi banyak hama babi, kami dari panitia akan terus mensosialisasikan program perburuan ini dan melakukan identifikasi terhadap wilayah rawan hama babi, adapun apresiasi kepada para pemburu akan di berikan award dalam bentuk tunai senilai Rp. 200.000, per ekor babi dengan cukup memperlihatkan ekor babi hasil buruan sebagai bukti fisik, plus pemberian uang senilai Rp. 3.000.000, kepada kelompok pemburu yang paling banyak mendapat kan hasil buruan, award ini di siapkan secara khusus oleh bapak H. Askar sebagai sponsor sekaligus inisiator kegiatan, sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab kepada petani, mengingat beliau juga lahir dari rahim anak petani.

kelompok pemburu dengan hasil buruannya
kelompok pemburu dengan hasil buruannya

Inspiratif kegiatan, H. Askar, HL,SE , berharap melalui kegiatan perburuan babi ini, kita dapat berkonstribusi terhadap permasalahan yang di hadapi para petani, hama babi sudah menjadi momok yang sangat menakutkan di kalangan petani, saya paham betul kondisi ini, karena saya lahir dari orang tua yang juga petani, kegiatan ini di landasi atas keresahan dan keprihatinan dirinya melihat kondisi petani khususnya di Bulukumba yang harus berjuang membasmi hama babi yang setiap saat menyerang tanaman sawah maupun kebun, dari situlah saya berpikir pembasmian hama babi harus di lakukan secara bersama, secara gotong royong, dirinya pun ikhlas mengocek saku celana untuk memberi apresiasi kepada para pemburu, karena program ini di nilai sangat bermanfaat, lebih lanjut, H. Askar sangat mengharapkan kepada segenap komponen masyarakat untuk bahu membahu memerangi hama babi, agar out put kegiatan ini, bisa meningkatkan produktifitas hasil pertanian kita dan terhindar dari amukan serangan hama babi, tutup pengusaha muda yang terbilang sukses di beberapa bidang usahanya. ( gu2n)