Bertekad Rebut Kembali Adipura 2018, Pemkab Bulukumba Lakukan ini…

oleh
Andi Sukri A Sappewali
Bupati Bulukumba, Andi Sukri A Sappewali

Bulukumba,suaralidik.com – Kegagalan Pemerintah Kabupaten Bulukumba meraih penghargaan kebersihan serta pengelolaan lingkungan perkotaan (Adipura 2017) dari Kementerian Negara Lingkungan Hidup menjadi bahan evaluasi dan menumbuhkan tekad yang kuat untuk kembali raih Adipura 2018.

Pemkab Bulukumba terus berbenah dan mengusung target untuk mendapatkan penghargaan prestisius di tahun 2018.  Sejumlah rencana sudah disusun sejak 2017 lalu

Sebagian sudah mulai terlaksana, seperti penanganan sampah oleh masyarakat difungsikan kembali (daur ulang) menjadi gas dan pupuk organik serta membuat bank-bank sampah.

Upaya menimbulkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan disekitar lingkungan rumahnya adalah salah satu bentuk usaha pemkab untuk menciptakan lingkungan yang bersih,sehat dan indah.

Hasil pantauan suaralidik.com, Kamis (22/3/2018) tampak petugas Satuan Polisi Pamong Praja Pemkab Bulukumba menertibkan sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di atas trotoar  yang dilanjutkan dengan pembersihan pasar sentral dari depan hingga ke bagian belakang.

Baca JugaTarget Raih Adipura 2018, Pemkab Bulukumba Kerahkan Satpol PP Tertibkan Pedagang Kaki Lima

Tidak hanya sampai disitu, Bupati Bulukumba Andi Sukri A Sappewali bahkan mengingatkan dan meminta kepada masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungannya.

Menurutnya, Menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya untuk meraih Adipura akan tetapi lebih kepada kepentingan kesehatan lingkungan masyarakat itu sendiri.

“…Saya meminta kepada seluruh masyarakat kabupaten Bulukumba agar tetap menjaga kebersihan lingkungannya dengan tidak membuang sampah di sembarang tempat, mari kita berusaha dan medukung upaya pemerintah Kabupaten Bulukumba ini agar bisa kembali meraih Adipura 2018, Insya Allah dengan dukunganta semua, Adipura 2018 bisa kita raih kembali…” Ungkap Andi Sukri A Sappewali, Kamis (22/3/2018)

Kriteria dan indikator utama pada program Adipura hampir sama dengan tahun-tahun sebelumnya, yakni pengelolaan sampah dan ruang terbuka hijau oleh pemerintah daerah serta partisipasi aktif masyarakat, hal ini diungkapkan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Siti Nurbaya di Jakarta, baru-baru ini.(***BCHT)