Birokrat muda dan ketua KAHMI, Robi Mamonto siap maju sebagai Calon Bupati Boltim

oleh -
Robi Mamonto akan mencalonkan diri di Pilkada Boltim

BOLTIM, Suaralidik.Com -Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak sedianya akan dilaksanakan pada tahun 2020 mendatang. Namun untuk tahapan Pilkada diperkirakan dimulai pada bulan September tahun ini (2019).

Hal ini membuat para kandidat yang berniat mencalonkan diri sebagai Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) mulai bergeliat untuk melakukan sosialisai atau pendekatan ke masyarakat, baik dari kalangan politisi maupun birokrat.

Dari kalangan birokrat, ada salah satu putra daerah yang berlatar belakang Pegawai Negeri Sipil (PNS), yang saat ini menduduki jabatan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM),dan juga menjabat Ketua KORPS ALUMNI HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (KAHMI) Boltim Robi Mamonto, telah menyatakan bahwa dirinya siap untuk maju sebagai calon Bupati dan siap mundur dari PNS.

“Insha Allah saya siap, dan intinya sebagai PNS adalah kesiapan untuk mengundurkan diri setelah ditetapkan sebagai calon Bupati,” ujarnya saat ditemui sejumlah awak media di kediamannya di Desa Togid. Senin 24 Juni 2019.

Langkah yang di ambil Robi untuk terjun ke dunia politik, telah dipertimbangkannya bersama keluarga, karena apa yang telah menjadi pulihannya tentu akan mempunyai konsekwensi dan akibat.

“Semua konsekwensi dan akibat dari pilihan ini, sudah di komunikasikan dengan keluarga,”tuturnya.

Birokrat muda yang cukup dikenal masyarakat Boltim ini, termotivasi untuk mencalonkan diri sebagai Bupati, karena keinginannya untuk membangun Boltim kedepan yang lebih baik.

“Hak setiap warga negara untuk mencalonkan diri, dan saya mencalonkan bukan untuk memperkaya diri, namun lebih kepada untuk membangun daerah,”tegasnya.

Untuk kendaraan pencalonan yakni Partai Politik (Parpol) sebagai pengusung dirinya nanti, Robi mengungkapkan bahwa, sudah ada parpol yang siap mengusung.

Akan tetapi, mengingat adanya perbedaan kepentingan antara pengurus parpol di daerah dan pusat, maka dirinya mempersiapkan dukungan masyarakat melalui pengumpulan KTP untuk maju lewat jalur independen.

Roby menyebutkan bahwa timnya Perlahan mulai mengumpulkan KTP yang sementara berproses, sebagai syarat dukungan jalur indepanden yang membutuhkan kurang lebih 10 sampai 15 ribu KTP.

Sementara itu, yang akan berpasangan dengan dirinya pun sudah dikomunikasikan namun belum terlalu intens.

Sementara itu Sosialisasi rencana maju di Pilkada Boltim akan dilakukan diperayaan ketupat sebagai pengenalan kemasyarakat, akan maksud dan tujuan dalam mempersiapkan diri untuk mencalonkan diri.(***Bobby)