BKKBN Ingin Belajar Revolusi Mental Di Kab. Bantaeng

oleh
suasa pertemuan antara BKKBN dengan pemerintah kabupaten Bantaeng

Lidik Bantaeng – Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng Abdul Wahab, didampingi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM H. Asri Sahrun dan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Dan KB Bantaeng Ratna Lantara, Selasa Pagi menerima kunjungan rombongan dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Pusat. Bantaeng, Selasa (07/03/2017)

suasa pertemuan antara BKKBN dengan pemerintah kabupaten Bantaeng

Bertempat di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Deputi Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga BKKBN, Ambar Rahayu menyampaikan bahwa agenda kunjungan mereka yakni dalam rangka study banding Capacity Building Revolusi Mental bagi pejabat administrator dan pejabat pengawas di lingkungan Kedeputian Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KSPK BKKBN) Pusat dan Provinsi di Seluruh Indonesia.

Disampaikan bahwa “Sebelumnya kami menerima materi tentang revolusi mental, dan motivator pada kegiatan tersebut memberikan salah satu contoh daerah, dimana kami perlu berlajar terkait dengan gerakan revolusi mental ini, yaitu Kabupaten Bantaeng”

Disampaikan pula bahwa prestasi dan kepemimpinan Kabupaten Bantaeng yang secara nyata merubah dari sesuatu yang tidak ada menjadi ada, dari yang kurang baik menjadi sangat baik. Hal tersebut yang membuat seluruh rombongan terketuk hatinya dan merasa tertarik untuk melakukan kunjungan ke Kabupaten Bantaeng.

Melalui kesempatan tersebut, Sekda memberi pemaparan singkat tentang Kabupaten Bantaeng dalam 8 tahun terakhir. Tentang bagaimana Bantaeng memiliki progres pembangunan yang sangat cepat tanpa menggunakan APBD. “Pemimpin kami memiliki jaringan yang luar biasa. Itulah mengapa meskipun memiliki anggaran yang terbatas, namun pembangunan di Bantaeng sangat terlihat”, jelas Sekda.

Turut hadir pada acara penerimaan tersebut antara lain Kadis Kependudukan dan Pencatatan Sipil H.M. Amri Pakanna, Kadis Kominfo, Statistik dan Persandian Hartawan Zainuddin, serta beberapa perwakilan dari Dinas terkait.

Editor : Adhe