BKM Sejahtera Kalumeme Nilai Dana BDI Belum Mampu Atasi Persoalan Kumuh di Kota

oleh
Rapat koordinasi program KotaKU di kantor Korkot di jalan Yos Sudarso Bulukumba, Selasa (13/6/17)

BULUKUMBA, SUARALIDIK.com — Untuk mewujudkan Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU), diperlukan dukungan dari berbagai pihak yang saling bersinergi, karena Program Kota Tanpa Kumuh ini didasari oleh perubahan sikap dan perilaku manusia. Artinya baik Masyarakat, BKM maupun Aparat Pemerintah harus senantiasa memiliki kesadaran dalam mewujudkan Kota Tanpa Kumuh ini, karena jika hanya salah satu pihak saja yang memiliki kesadaran dalam mewujudkan Program Kota Tanpa Kumuh,maka Kota Tanpa Kumuh tidak akan pernah terwujud.

Rapat koordinasi program KotaKU di kantor Korkot di jalan Yos Sudarso Bulukumba, Selasa (13/6/17)

Hal tersebut kembali di lontarkan Andi Asdar Salam selaku PPK-PKP Program KotaKU saat rapat koordinasi di kantor Korkot di jalan Yos Sudarso Bulukumba, Selasa (13/6/17) kemarin.

Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) dan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) harus betul-betul menyesuaikan dengan apa yang telah menjadi skala prioritas, kerana persolan penyalagunaan anggaran perlu kehati-hatian dan kesadaran untuk bekerja iklas dan pengabdian kepada masyarakat sehingga program BDI ini betul betul tepat sasaran dan bermanfaat untuk masyarakat dalam mengatasi persoalan kekumuhan perkotaan.” ujar Asdar Salam.

Sementara itu Koordinator Badan Keswadayaan Masyarakat ( BKM ) Sejahtera Kalumeme Kelurahan Kalumeme Kecamatan Ujung Bulu, Muh. Darwis mengatakan bahwa Bantuan Dana Investasi ( BDI) yang berjumlah Rp 500 Juta belum mampu untuk mengatasi persoalan kumuh di kota Bulukumba.

Namun, selaku BKM, kami akan berusaha dengan dana BDI tersebut untuk memenuhi 0 persen kumuh di perkotaan ” ucap Darwis. (WIS)