Bonde : Ketidak Hadiran ASN Diapel Pagi Menjadi Catatan Khusus

oleh
Foto Kepala Bidang Disiplin, fasilitasi profesi dan informasi aparatur BKPP, Abdussalam Bonde saat melakukan sidak di Dinas Perkebunan Bolmong
Foto : Kepala Bidang Disiplin, fasilitasi profesi dan informasi aparatur BKPP, Abdussalam Bonde saat melakukan sidak di Dinas Perkebunan Bolmong

BOLMONG, Suaralidik.com – Berdasarkan hasil monitoring dan evalusi kinerja ASN, Pemerintah Kab Bolaang Mongondow kembali menggiatkan kedisiplinan para Aparatur Sipil Negara (ASN), agar disiplin pada waktu kerja. Upaya tersebut diwujudkan dengan absensi langsung yang dilakukan oleh para pimpinan instansi selama apel pagi berlangsung.

Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bolmong melalui Kepala Bidang disiplin, fasilitasi profesi Abdussalam Bonde mengatakan, disela apel pagi Sekda Tahlis Gallang selalu menyampaikan terkait kewajiban kita sebagai pelayan masyarakat agar bekerja maksimal dan sesuai aturan. Untuk menggugurkan kewajiban tersebut, agar supaya hak-hak kita barokah, salah satunya adalah dengan masuk dan pulang tepat waktu, termasuk juga ikut apel pagi, ujar Adul Selasa (06/11).

Selain itu kata Adul, Sekda juga menyampaikan, bahwa selama ini masih ditemui para ASN yang terlambat dan tidak mengikuti apel pagi karena berbagai alasan. Kebiasaan tersebut harus dirubah tanpa perlu diingatkan setiap hari. Disiplin itu harus dibiasakan, jangan karena disuruh atau diingatkan. Kita harus bisa memberikan contoh yang baik kepada masyarakat, ungkap Adul.

Ia menambahkan bahwa sebelumnya Bupati Yasti, sudah mengingatkan terkait masalah disiplin, pada saat pertemuan bersama pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD). Bupati menegaskan, bahwa persoalan disiplin ASN tidak perlu selalu di sampaikan kepada ASN di lingkungan Pemkab Bolmong, karena kita ini sudah dewasa, jadi harus tau diri, tegas Adul.

Kinerja ASN selalu mendapat sorotan dari masyarakat yang semakin kritis. Apalagi dengan gaji dan tunjangan sedemikian rupa yang diterima oleh para ASN sebagai kontribusinya. “Untuk itu, saya minta agar ASN di lingkup Pemkab Bolmong bisa bekerja sesuai ketentuan. Atur keberangkatan kerja sepagi mungkin agar bisa ikut apel setiap paginya,” ucap Bonde.

Menurut Adul, sampai saat ini memang masih kerap ditemukan ASN yang tidak ikut apel pagi, baik karena terlambat atau alasan lainnya. “Tindaklanjut yang bisa kita lakukan baru sebatas sangsi moral, kalau sangsi disiplin akan kami lihat kedalam. Hasil evaluasi nanti, karena sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 53 tentang disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS), sangsi baru bisa diberikan ketika ada pelanggaran minimal 37,5 jam atau 5 hari tidak masuk kerja berupa teguran lisan,” jelas Adul.

Meski demikian, Adul memastikan bahwa ketidakhadiran ASN dalam apel pagi akan menjadi catatan khusus terhadap penilaian kinerja. Selain itu, hal tersebut juga menjadi pertimbangan khusus Kepala OPD terkait jenjang karir pegawai yang bersangkutan, tutupnya. (***Is)