,

BP3TKI, dan Yapinus Resmi Serahkan 25 Orang TKI Purna Yang Telah Dilatih ke Pemerintah Bulukumba

oleh

BULUKUMBA, Suaralidik.com – Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Makassar, resmi menyerahkan kembali 25 orang TKI Purna angkatan IV 2017, yang telah dilatih ke Pemerintah kabupaten Bulukumba, Senin (4/9/17).

Penyerahan yang berlangsung di ruang rapat Sekertaris Kabupaten (Sekkab) Bulukumba diterima langsung oleh Asisten 1 pemerintahan, Djunaedi Abdillah yang mewakili pemerintah.

Dalam sambutannya, Djunaedi mengapresisasi penuh hasil pelatihan tersebut, “Kami (Pemerintah, Red) bersedia dan siap mem-fasilitasi segala kebutuhan dari TKI Purna tang telah dilatih dengan meyingkrinkan ke OPD terkait,” katanya.

Selain itu, Djunaedi juga mengatakan akan membantu baik dari segi fasilitas peralatan hingga permodalan, “Insyaallah, kami juga akan bekerjasama dengan pihak perbankan dalam permodalan membantu TKI Purna,” tambahnya.

Mengenai persoalan ijin kesehatan untuk produk hasil pelatihan, Djunaedi menungkapkan agar produk tersebut terdaftar pemerintah juga akan menggratiskan prosesnya.

Dihari itu juga, menyerahkan hasil prodak selama pelatihan selama di Makassar…

Semetara, Kepala BP3TKI, Agus Bustami dalam kesempatan tersebut menyampaikan pihaknya akan kembali memberikan 2 paket pelatihan bagi para Purna TKI di Bulukumba.

“Rencananya kami kembali akan memberikan 2 paket pelatihan di Bulukumba. Semua beban biaya kami akan tanggung, sisa pemerintah Bulukumba siapkan tempatnya saja,” ujarnya.

Disisi lain, Ketua Yayasan Peduli Insani Nusantara (YAPINUS), Firdaus Gigo Attawuwur yang turut mendampingi ke 25 TKI Purna mengatakan, Program yang diberi tema ‘Pemberdayaan Terintegrasi bagi TKI PURNA dan keluarganya’ ini berharap pemerintah dapat bekerjasama dengan baik.

“Kami berharap pemerintah Bulukumba dapat bekerjasama dengan baik, sehingga masyarakat Bulukumba tidak hanya menjadikan budaya merantau sebagai simbol saja tetapi dengan pengalaman yang mereka dapat di luar negeri bisa dikembangkan di daerah asal,” ungkapnya usai penyerahan.

Dengan adanya program ini, lanjut Fidaus, para TKI Purna bisa mandiri di daerah asalnya. Tentunya ini tidak terlepas dari dukungan dan support Pemerintah.

“Kita juga harap kepada Pemkab agar kegiatan ini berkesnambungan, dengan OPD ikut berperan aktif,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, TKI Purna juga menyerahkan produk hasil latihan ke Pemkab.

Seperti diketahui, pelatihan ke 25 TKI purna Bulukumba itu dilaksanakan oleh Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) melalui Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Makassar bekerjasama dengan Lembaga Inveatigasi Mendidik Pro Rakyat (Lidik Pro) dan Yayasan Peduli Insani Nusantara (Yapinus), Jumat (18/8/17) lalu.

Kegiatan pelatihan Program Pemberdayaan TKI dan keluarganya angkatan ke IV 2017 berlangsung di Hotel Aston, Makassar selama 7 hari. ( /Ar)