BP3TKI Makassar Melatih TKI Purna Angkatan III 2017 Menjadi Wirausahawan Tangguh

oleh
Purna TKI Angkatan III
Hasil Karya Peserta Pelatihan Pemberdayaan Terintegrasi TKI Purna Angkatan III 2017

Makassar,suaralidik.com – Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) melalui Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Makassar menyelenggarakan kegiatan pelatihan Program Pemberdayaan Terintegrasi TKI Purna dan keluarganya angkatan ke III 2017 selama 6 hari.

Purna TKI Angkatan III
Hasil Karya Peserta Pelatihan Pemberdayaan Terintegrasi TKI Purna Angkatan III 2017

Ini merupakan salah satu wujud perhatian terhadap kesejahteraan para mantan TKI atau TKI purna agar kehidupan mereka terus membaik dan sejahtera dengan mendorong para TKI purna ini menjadi wirausaha ekonomi yang mandiri di lingkungannya.

Hal ini dijelaskan oleh Kepala BP3TKI Makassar Mohd Agus Bustami saat ditemui  langsung di lobi Hotel Allson Jln lembeh kota Makassar, Minggu (20/8/2017) .

Dijelaskannya kalau 25 peserta pelatihan Program Pemberdayaan Terintegrasi TKI Purna dan keluarganya angkatan ke III 2017 itu semua berasal dari Bontolempangan Kabupaten Gowa provinsi Sulawesi selatan.

Selama pelatihan mereka diberikan materi-materi Edukasi keuangan dan edukasi kewirausahaan dari BP3TKI,  Sementara dari Disnaker Makassar membawakan materi sinergitas program pemberdayaan masyarakat .

Selain itu, BP3TKI Makassar melibatkan Dinas Perdagangan khusus materi Pengemasan produk, Pengembangan dan Pembinaan usaha dan Materi Perizinan produk dan Pembinaan Pangan Industri Rumah Tangga dari Dinkes Makassar.

Ditempat yang sama usai penutupan pelatihan Program Pemberdayaan Terintegrasi TKI Purna dan keluarganya angkatan ke III 2017, Kasi Perlindungan TKI BP3TKI Makassar sekaligus penanggung jawab kegiatan ini, Imrana Syatar menjelaskan kalau mereka sudah diberikan pelatihan keterampilan khusus yang bisa kembangkan dilingkungannya.

Imrana Syatar menjelaskan selain pemberian materi kewirausahaan kepada TKI Purna oleh dinas terkait, mereka juga dilatih dari Kelompok Wanita Nelayan (KWN) Fatimah Az-zahra.

Khusus angkatan III dari Kab Gowa ini, mereka diberikan materi dan praktek langsung cara membuat tas sutra dan membuat bunga dari bahan sabun dengan aroma khas yang dibimbing langsung oleh Dra.Nuraeni.

Ditambahkannya, bahwa pada hari terakhir sebelum penutupan oleh kepala BP3TKI Makassar, didatangkan Ketua Yayasan Peduli Insani Nusantara (YAPINUS) yakni Firdaus Gigo Atawuwur S.pd,MM selaku inspirator dan pembawa materi motivasi.

Pada intinya, materi-materi yang disajikan selama pelatihan memicu pola pikir para TKI purna untuk berkembang sebagai wirausaha yang tangguh, mandiri serta profesional untuk kesejahteraan mereka, tutup Imrana Syatar. (Alif/bcht)