BPP KKSS melalui Departemen Kerohanian, Meeting Daring

  • Bagikan
BPP KKSS, Meeting secara Online, dirumah aja.

NASIONAL, SUARALIDIK.COM – Departemen Kerohanian BPP Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Melaksanakan Meeting Online. Rapat dibuka oleh Bapak Prof. Dr. Awaluddin Tjalla, sekaligus sebagai moderator. Sabtu (26/04/2020).

Moderator memberikan kesempatan Bapak Prof. Dr. Nasaruddin Umar untuk menyapa peserta dan memberikan tausiyah keagamaan kepada anggota Meeting Online by Program Zoom, dihadiri oleh 17 partisipan.

Prof. Dr. Nasaruddin menyebutkan bahwa Orientalis asal Perancis, Denys Lombard (1938-1998) telah meneliti dan berkesimpulan bahwa suku/etnis Bugis di Indonesia termasuk etnis yang sangat berpengaruh dalam sejarah Nusantara, dimulai zaman kerajaan hingga hari ini. Itu suatu pengakuan yang luar biasa bagi keunggulan karena kecerdasan dan keberanian orang-orang Bugis-Makassar atau perantau asal Sulawesi Selatan (Sulsel). Karena itu kita perlu jaga marwah orang Sulsel. Kita harus membangun sumberdaya manusia dan aktif menyiapkan generasi masa depan, terutama setelah era Bapak M. Jusuf Kalla. Keunggulan etnis Bugis-Makassar, juga mirip sejarah keunggulan etnis Fir’aun 1-12, atau suku/etnis tertentu yang selalu terpilih menjadi presiden di Amerika atau rektor-rektor di Universitas Al-Azhar. Ini menandakan bahwa dalam suatu negara terdapat etnis yang memiliki keunggulan. Nah, orang Sulsel harus berbangga karena dinilai dan memang memiliki keunggulan di bidang intelektual dan keberanian, dan dapat menjadi pemimpin di Republik ini, termasuk di zaman kerajaan dahulu kala. Pemimpin Westerling, Raymond Pierre Paul Westerling, kelahiran Turki itu sangat takut dengan etnis Bugis-Makassar, maka ia tega membunuh banyak orang-orang Bugis-Makasar, terkenal dengan peristiwa pembantaian 40.000 jiwa rakyat Sulsel oleh pasukan Westerling, 11 Desember 1946 hingga Februari 1947.

Sebelum menutup Prof. Nasaruddin menyatakan diri bersedia mengisi kultum Ramadan online by chanel Zoom Program Departemen Kerohanian BPP KKSS.

Moderator berikutnya memberikan kesempatan Ketua Dewan Pakar BPP KKSS, Dr. Ir. M. Jafar Hafsa berbicara, dan menanggapi positif kuliah tujuh menit Prof. Nasaruddin. KKSS sudah saatnya berpikir strategis dalam mengantisipasi 20 tahun ke depan, dan menyetujui rencana meeting online dengan mengundang semua anggota Dewan Pakar BPP KKSS.

Moderator kemudian meminta tim teknis Abdul Muid Nawawi menampilkan jadwal dan nama pemberi tausiyah online, di antaranya, Muchlis Patahna, SH.,M.Kn., Ketua Umum BPP KKSS, Prof. Nasaruddin Umar, Dr. Basnang Said, Dr. Tubagus Wahyudi, Prof. Dr. Hafid Abbas; Dr. Ir. M. Jafar Hafsa; Prof. Dr. Syahabuddin dan Imam Shamsi Ali.

Sebelum menutup, Moderator memberi kesempatan peserta lain, termasuk bertanya masalah agama kepada Prof. Nasaruddin Umar.

Rapat online ditutup pukul 12.10. WIB. Dengan Notulis, M. Saleh Mude. (MSM/AD)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *