BPW PISPI Sul-Sel Gandeng BNI Dalam Mengembangkan Sektor Pertanian

oleh

SuaraLidik.Com, Makassar РBadan Pengurus Wilayah (BPW) Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia (PISPI) Sulawesi Selatan akan menggandeng Bank Negara Indonesia (BNI) dalam upaya mengembangkan sektor pertanian.

Sebagai organisasi profesi yang menghimpun para sarjana di bidang pertanian, PISPI ikut bertanggung jawab atas keberhasilan sektor pertanian baik pada level on farm maupun off farm. PISPI akan membina para petani dalam meningkatkan kapasitasnya, utamanya pemuda tani.

Petani sekarang harus menjadi Agropreneur yang melek inovasi dan Informasi, petani harus mampu mengikuti dan melaksanakan pertanian modern dengan konsep digitalisasi sektor pertanian,” kata Abdul Mabud, Sekretaris PISPI Sul-Sel, Rabu (10/5/2017).

Lebih lanjut Mabud mengatakan bahwa dalam pengembangan sektor pertanian di Sulawesi Selatan, PISPI akan bekerjasama dengan lembaga Perankan, dalam hal ini BNI.

Draft MoU sementara dipersiapkan dan sudah ada pembicaraan sebelumnya dengan Direksi BNI baik di Jakarta maupun lebih teknis di Makassar, Insya Allah MoU akan ditandatangani Ketua PISPI Sulsel dengan Pimpwil BNI dalam hal ini Bapak Suardi Bakri dan Bapak Edy Awaluddin pada acara Rembuk Nasional dan Seminar Nasional PISPI pada tanggal 12 Mei 2017 di hotel Novotel Makassar, kebetulan juga Tema seminar yang diangkat PISPI tahun ini adalah Regenerasi Sektor pertanian,” Pungkas Mabud yang didampingi Syamsuar, Wakil Ketua Panitia Rembuk dan seminar nasional.

Lebih jauh untuk seminar dan Rembuk nasional, Syamsuar menjelaskan bahwa yang diundang menjadi Keynote speaker adalah Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, kemudian pembicara lainnya menghadirkan Wakil Gubernur Sulawesi Selatana, Agus Arifin Nu’mang, Ketua Umum BPP PISPI, Sunarso, dan Akademisi dan peneliti dari UGM Jangkung Handoyo Mulyo.

Seminar akan dilaksanakan pagi hari sampai siang sementara Rembuk Nasional akan dilaksanakan siang hingga sore hari. Pada Rembuk akan berbicara sebagai nara sumber diantaranya dari DPR RI, Biro Perencanaan Kementan, Kemendes, Kementerian Tenaga Kerja, akademisi, praktisi dan organisasi profesi. “Jika ada yang berminat untuk ikut seminar nasional ini, silahkan saja datang mendaftar,” kata Syamsuar mengakhiri.

Editor : Adhe


Abdul Nazaruddin

Rujadi

H.Askar

Harris Pratama