Buka Bimtek Simda Perencanaan, Sekda Gorut : Semua Penganggaran Harus Sesuai RPJMD

oleh -14 views

Sekda Gorut Ridwan Yasin SH MH, saat menyerahkan dokumen kepada salah satu bendahara OPD usai mengikuti bimtek,(foto humas).

Gorontalo, Suaralidik.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), Provinsi Gorontalo Ridwan Yasin SH MH meminta Seluruh Kasubag Perencanaan dan Keuangan diseluruh Instansi OPD, serta Camat se Gorut agar dalam merencanakan program kegiatan dan penganggaran harus sesuai dengan dokumen induk Daerah seperti Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Jangka Menengah (Renja).

Hal tersebut disampaikan Sekda saat membuka acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Simda Perencanaan tingkat Kabupaten Gorut tahun 2018 bagi para Kasubag Perencanaan dan Keuangan masing-masing Instansi OPD dan Kecamatan se-Gorut, Selasa 04/12/2018 bertempat di gedung Badan Keuangan Gorut.

Menurut Sekda Ridwan Yasin, Saat ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak hanya fokus terhadap Tindak pencegahan dan pemberantasan Korupsi melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT), akan tetapi sudah masuk dalam proses Perencanaan dan Penganggaran.

“Sehingganya, Semua penganggaran harus sesuai dokumen RPJMD, Renja dan Perencanaan. Karena KPK saat ini tidak hanya fokus pada OTT, akan tetapi pada Proses Perencanaan dan penganggarannya,”ujar Sekda.

Perencanaan, lanjut Ridwan, dan Penganggarannya sudah baik dan tepat atau tidak. Jangan sampai ada kegiatan maupun program yang putus Kontrak di tengah jalan.

“Olehnya, saya minta para Kasubag Perencanaan dan Keuangan dimasing-masing instansi OPD dan kecamatan agar lebih Cermat dalam perencanaan dan penganggaran, sehingga sesuai aturan dan Dokumen Perencanaan daerah. Fungsikan BPKP untuk saling berkoordinasi dengan baik”,ungkap Ridwan.

Sekda juga meminta agar para Kasubag Perencanaan dan Keuangan ini jangan mau untuk ditekan oleh atasan ataupun pimpinan yang tidak sesuai dengan aturan dan regulasi yang ada.

Para Kasubag harus mampu memberikan masukan dan pertimbangan ke pimpinan tentang proses perencanaan dan penganggaran yang sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Saya minta Jangan ada kasubag yang mau di tekan oleh Pimpinan agar melakukan yang tidak sesuai regulasi. Karena itu akan menyalahi aturan, jika itu terjadi maka akan menjadi celah aparat penegak hukum untuk masuk. Sehingganya, saya minta hal ini dihindari dan dipahami dengan baik. Semoga dengan adanya sistem aplikasi Simda Perencanaan dan Simda keuangan akan lebih baik dimasa yang akan datang”, pungkas Ridwan Yasin,(***TR/03).