Utusan Bulukumba Raih Juara 3 Lomba Adzan Tingkat Provinsi di Gubernuran Sulsel

oleh
Lomba Adzan
Wawan Saputra, asal desa Jojjolo Kecamatan Bulukumpa Kabupaten Bulukumba saat menerima piala dari penjabat Gubernur Sulsel Sumarsono dan pejabat lainnya termasuk Kepala Biro Kesra Kantor Gubernur H.Suherman, Jumat (8/6/2018)

Bulukumba, suaralidik.com – Satu lagi prestasi ditorehkan anak Bulukumba pada Lomba Adzan anak anak tingkat Provinsi Sulsel di Gubernuran, pada Jumat (8/6) sore tadi.

Wawan Saputra, asal desa Jojjolo Kecamatan Bulukumpa Kabupaten Bulukumba, berhasil menempati juara ketiga pada lomba Adzan yang diikuti seluruh utusan kabupaten kota se Sulsel dan berhak mendapatkan piala, piagam dan uang pembinaan.

Pada sesi pertama seperti disampaikan Kabag Kesra Setda Bulukumba Hj.Darmawati yang menemani Wawan pada kegiatan lomba tersebut menuturkan, meskipun hanya berhasil sebagai juara ke tiga, dia sangat mengapresiasi kemampuan Wawan saat tampil dihadapan tim juri dan disaksikan penjabat Gubernur Sulsel Sumarsono dan pejabat lainnya termasuk Kepala Biro Kesra Kantor Gubernur H.Suherman.

” Alhamdulillah anak kita Wawan bisa tampil dengan baik dan hanya nilainya selisih tipis dengan juara 1 dan 2,” jelas Darmawati.

Dari hasil lomba Adzan anak anak, tingkat Provinsi Sulsel, juara pertama Muh Anan Fausan dengan nilai 100, juara kedua asal Enrekang dengan nilai 95, juara ketiga Wawan Saputra asal Bulukumba dengan nilai 90.

Sementara itu Karo Kesra Kantor Gubernur Sulsel H.Suherman berharap, anak anak yang juara lomba adzan kabupaten kora, kelak bisa menjadi muadzin yang handal.

Penjabat Gubernur Sulsel Soni Sumarsono usai menyerahkan hadiah menyatakan, sejak awal dia menjabat Gubernur Sulsel, dia ingin ada kegiatan lomba keagamaan seperti lomba Adzan. ” Kami berharap bermunculan muadzin yang hebat dari Sulsel, makanya untuk mengisi bulan suci Ramadan ini, kita adakan lomba muadzin, agar kedepan kita miliki muadzin yang hebat,” katanya.

Sumarsono menambahkan, kalau di televisi ada Kegiatan lomba menyanyi seperti Selfi asal Sulsel yang juara di salah satu stasiun televisi. ” Nah kenapa lomba keagamaan tidak kita besarkan. Kedepan lomba lomba keagamaan perlu kita programkan,” harap Sumarsono yang juga penggagas lomba muadzin.

Menurut Gubernur,setiap aktivitas kita tidak dapat dipisahkan dengan hakekat kita sebagai hamba Allah. Agama kita mengajarkan kepada ummat manusia tanpa kecuali, agar memiliki kesadaran, kepedulian dan tanggung jawab dalam melaksanakan pembangunan , terbinanta ukhuwah islamiyah dan kekeluargaan serta saling berpesan kepada kebaikan.(**Edy)