Bumdes Diharapkan Tingkatkan Kesejahteraan Desa di Bulukumba

oleh

BULUKUMBA, Suaralidik.com – Keberadaan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan di desa tersebut. Dari rata-rata 1,5 milyar rupiah anggaran desa yang mengucur di desa pada tahun 2017 ini, Pemerintah Desa dapat melakukan penyertaan modal dari sebagian anggaran tersebut untuk menggerakkan aktifitas Bumdes yang sudah didirikan di desa masing-masing.

Hal tersebut diharapkan Wakil Bupati Tomy Satria Yulianto, saat membuka Rapat koordinasi Bumdes se-Kabupaten Bulukumba, di Ruang Pola Kantor Bupati, Rabu (6/9/17).

Rapat tersebut dihadiri oleh para kepala desa, ketua Bumdes dan para pendamping desa. “Saya berharap progres ini harus terukur. Bumdes seharusnya atau idealnya membuat rencana bisnis yang jelas, serta betul-betul merefleksikan pada bisnis terkait potensi-potensi yang dimiliki desa tersebut, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan desa tersebut,” ujar Tomy.

Kepala Bidang Pembangunan dan Usaha Ekonomi Masyarakat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Alwi Hasan menyampaikan bahwa sampai hari ini sudah ada 81 desa dari 109 desa yang telah membentuk BUMDesa. Mengenai besaran penyertaan modalnya, lanjut Alwi meningkat dari tahun sebelumnya yang secara keseluruhan hanya berkisar 300 juta rupiah, sementara pada tahun 2017 telah meningkat dengan sangat signifikan menjadi 2,6 milyar lebih. “Hal ini tentu saja memberikan gambaran bahwa ada animo dari teman-teman pemerintah desa maupun pengurus Bumdes dalam pengembangkaan usaha melalui Badan Usaha Milik Desa” terang Alwi Hasan.

Sementara itu, narasumber dari pihak BNI, Arman menyampaikan bahwa rencananya setiap Bumdes yang bekerjasama dengan BNI, akan pasangi namanya menjadi agen 46 sebagai upaya mengajak masyarakat desa untuk mengenali namanya transaksi perbankan.
“Karena sekarang kami tidak lagi buka cabang tapi kami memberdayakan masyarakat di suatu daerah yang jauh dari perbankan untuk dijadikan agen 46 yang akan melayani transaksi sama dengan di kantor cabang,” kata Arman. (A3/ Indra)