Cemarkan Nama Baik Salah Satu Kandidat Bupati-Wabup Bolmut, Depri Pontoh Dipolisikan

oleh
Jusuf Danny Pontoh
Foto : Jusuf Danny Pontoh di makam Ayah Kandungnya Almarhum, M.D Pontoh

BOROKO, Suaralidik.Com – Tensi politik di Bolmut kian memanas. Pasca Debat Kandidat Paslon Bupati-Wabup Bolmong Utara, Senin (26/3/2018) berdampak bagi kandidat Bupati Depri Pontoh.

Adalah Jusuf Dani Pontoh, SH MH akan mempolisikan Depri Pontoh terkait ucapannya ketika debat kandidat. Dany menilai Depri telah melakukan tindak pidana pencemaran nama baik sekaligus penghinaan kepada Almarhum Ayah Dany, almarhum Medan Donto Pontoh yang wafat (23/11/1989) silam.

Dalam laporannya, Danny membeberkan, pada debat kandidat di pidato Depri mengatakan di depan publik bahwa yang menjual Hutan Mangrove kepadanya adalah Bapak mantu dari Kolonel (purn) Drs. Murianto Babay, M.M yang tidak lain adalah alm. MD PONTOH.

Pernyataan ini sangat menyakitkan bagi seluruh pihak keluarga almarhum M.D Pontoh. Karena diketahui bersama bahwa menjual lahan mangrove adalah tindakan melawan undang-undang.

“Laporan ini disampaikan dengan sebenar-benarnya semata-mata untuk permohonan keadilan yang sesungguhnya. Dimana almarhum Ayah kandung saya telah di hina dan dipermalukan dengan suatu kegiatan jual-beli yg tidak pernah dilakukan oleh almarhum Bapak saya. Sampai saat ini tak ada itikad baik dari yang bersangkutan untuk mengkonfirmasi kepada saya dan pihak keluarga M.D Pontoh berkaitan dengan hal tersebut,”kata Danny.

Dia berharap laporan Danny oleh Polres Bolmong dapat diselesaikan sesuai prosedurPantauan Suaralidik.com pernyataan Depri itu viral di media sosial.  Di media sosial penyataan Depri iti menjadi viral ;  https://m.facebook.com/groups/853350161464824 view=permalink&id=1263277233805446. (***/bcht)