Bupati Bolmong – Direktur Utama PT.Conch Sepakat Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

oleh

BOLMONG. Suaralidik.Com—Kerja keras Bupati Dra.Hj.Yasti Soepredjo Mokoagow untuk memperjuangkan hak masyarakat Bolmong untuk mendapatkan pekerjaan di PT Conch akhirnya Terjawab.

Bupati Bolmong Dan PT. Coanch Sepakat Prioritas Tenaga Lokal

PT Conch sepakat untuk mengakomodir sebagian besar masyarakat Bolmong untuk dipekerjakan di perusahaan yang beroperasi di Desa Solog, Kecamatan Lolak. Hal ini terungkap saat rapat bersama Pemkab Bolmong bersama PT Conch, di ruang kerja Bupati, Selasa (20/03) kemarin

Dalam pertemuan yang dihadiri oleh Direktur Utama PT Conch Mr Zeng dan Komisaris PT Conch Sujono bersama tim Pemkab Bolmong yakni Asisten II Yudha Rantung, Kepala Disnakertrans Ramlah Mokodongan, Kabag TUP Parman Ginano, Kabag Hukum Hadjiman Pasambuna, Kabag Tapem Jemy Sako serta para camat dan Ketua DPRD Bolmong Welty Komaling SE MM menyepakati tentang pembagian tenaga kerja tersebut. Pemkab Bolmong akan mengambil bagian untuk merekomendasikan tenaga kerja yang masuk ke perusahaan asal China tersebut.

“Nantinya masyarakat bisa mendaftar ke Disnakertrans selanjutnya akan diseleksi. Setelah itu, Pemkab akan merekomendasikan tenaga kerja yang akan dipekerjakan di PT Conch, tentunya diprioritaskan tenaga kerja lokal,” jelas Yasti.

Dalam pertemuan tersebut, pihak Pemkab juga memperjuangkan hak tenaga kerja di PT Conch. Disepakati, untuk pekerja akan mendapatkan gaji sesuai Upah Minimum Provinsi (UMP) dan akan meningkat sesuai dengan kinerja dan loyalitas pekerja. “Nantinya para pekerja akan mendapatkan gaji pokok dan uang transport bagi yang tidak tinggal di mess dan uang makan bagi yang tinggal di mess,” terang Bupati.

Diketahui, untuk tahap pertama ini PT Conch membutuhkan sebanyak 500 – 600 tenaga kerja dan nantinya pada interval berikutnya sekira 2 tahun kemudian tenaga kerja akan ditambah lagi menjadi 500 – 600 orang.
“Jadi untuk menjadi tenaga kerja di PT Conch harus berdasarkan rekomendasi Pemkab Bolmong, dengan mengambil kartu AK-1 (antar kerja) atau kartu tanda pencari pekerjaan yang dikeluarkan Disnakertrans,” tegas Yasti.

“Jadi jangan percaya jika ada oknum ataupun pihak lain yang menjanjikan akan memberikan pekerjaan di PT Conch,” tambah Srikandi Bolmong ini.

Sementara itu, dalam pertemuan tersebut pihak perusahaan menyetujui kesepakatan tersebut. Direktur Utama Mr Zeng melalui Sujono yang sekaligus menjadi penerjemah, mengungkapkan persetujuannya mengakomodir para tenaga kerja Bolmong.

“Pihak perusahaan menyetujui penerimaan tenaga kerja berdasarkan rekomendasi Pemkab. Apalagi pihak perusahaan akan mendapatkan keuntungan untuk menggunakan tenaga lokal dibanding luar daerah. Namun, untuk penerimaan tenaga lokal harus berdasarkan kriteria perusahaan, tentu kita akan memakai tenaga kerja jika bekerja baik dan loyal,” ungkap Sujono. (is)