Bupati Bolmong  Kecam Keras Tindakan Pemkab Bolsel Terkait Pembangunan Tugu Perbatasan

oleh
Photo : Bupati Bolmong Yasti S Mokoagow Mengecam Pembangunan Tugu Batas yang dilakukan Pemkab Bolsel

BOLMONG, Suaralidik.com – Kisruh Tapal Batas antara dua daerah yakni Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) dan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) semakin meruncing. Bupati Bolaang Mongondow Dra Hj Yasti Soepredjo Mokoagow mengecam keras tindakan Pemkab Bolsel atas pembangunan tugu perbatasan tapal batas antara Pemda Bolsel dan Pemda Bolmong.

“Jangan coba-coba membangun tugu perbatasan di wilayah Pemda Bolaang Mongondow karena akan ada pertumpahan darah,” ujar Yasti, minggu (29/7) melalui pres rilis dari Kabag TUP Paraman Ginano

Menurut Bupati Semua Tugu Tapal Batas antara Pemda Bolsel dan Pemda BolMong akan ditinjau dan dirobohkan, karena statusnya masih dalam Judicial Review di Mahkamah Agung, ungkapnya

Srikandi Bolmong ini juga menghimbau kepada Masyarakat Bolaang Mongondow, “Pertahankan setiap jengkal tanah Bolaang Mongondow dengan cara apapun baik otak maupun otot dari para pencuri” tegasnya.

Sementara itu, Pemkab Bolsel melalui Kabag Humas Ahmadi Modeong menuturkan, yudicial review itu hak setiap warga negara, yang merasa tidak puas atas keputusan Pemerintah Pusat atau suatu produk hukum peraturan yang diterbitkan. Namun tidak bisa menghambat pembangunan tapal batas yang dibangun Pemkab Bolsel. “Karena dasar kita jelas melalui Permendagri tentang penetapan batas Daerah Bolmong dan Bolsel, makanya dengan penetapan tapal batas itu justru pemkab Bolsel dalam hal ini sangat menghormati hukum dan peraturan yang berlaku,” kata Ahmadi melalui Via Whats App,” Minggu (29/7/18).

Lanjutnya, secara yuridis formal yang berlaku hari ini adalah Permendagri tentang tapal batas berdasarkan turunan dari Undang-undang pemekaran Bolsel.

“Makanya keliru kalau ada yang menilai Bolsel membangun tapal batas sepihak atau berspekulasi tidak menghormati yudicial review. Sebagai pemerintah daerah Bolsel menghargai apa sikap yang di ambil Pemda Bolmong tentang yudicial review ini. Tapi juga harus menghormati Pemda Bolsel yang akang menjalankan aturan yg berlaku,” tandasnya. (***Is)