Bupati Boltim Hadang PNS Yang Hendak Pulang Sebelum Jam Pulang Kerja

oleh -159 views
Sehan Landjar
Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Timur Sehan Landjar saat menghadang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang hendak pulang sebelum selesai jam kantor,di jalan Trans Desa Togid, Kamis (21/6/2018)

BOLTIM-suaralidik.com, Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan Landjar, melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) serta menghadang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang hendak pulang sebelum selesai jam kantor,di jalan Trans Desa Togid, Kamis 21 Juni 2018, Pukul 12:30 Wita.

Hal tersebut dilakukan Bupati, untuk menegakan kedisiplinan PNS, sebelumnya sudah ada PNS yang Bolos sehingga Bupati langsung melakukan Sidak di Jalur yang akan dilalui oleh PNS untuk pulang sebelum jam kantor selesai.

Bupati mengatakan, seharusnya dampak dari pelaksanaan ibadah puasa sebulan penuh PNS lebih disiplin, apalagi ditunjang dengan pemberian THR serta TKD, jadi tidak ada alasan untuk membolos di hari pertama masuk kantor setelah libur lebaran yang cukup panjang.”Kedisiplinan itu harus, apalagi baru selesai melaksanakan ibadah puasa, dan libur yang cukup panjang serta diberikan TKD dan THR, jadi PNS harus disiplin, lakukan pekerjaan yang harus di kerjakan bukan pulang sebelum selesai jam kerja di kantor,” kata Sehan Landjar.

Sedangkan, PNS yang sudah berencana untuk membolos, namun terhadang karena jalur yang dilalui sudah di jaga oleh Bupati, tidak mampu memberikan alasan yang tepat dan masuk akal, bahkan ada yang berbohong kepada Bupati.”Tadi ada yang memberikan alasan dan berbohong, mereka itu pasti akan mendapatkan sanksi tegas,” ujarnya.

Ia pun berencana, untuk menggelar upacara pemberhentian PNS yang tidak disiplin, sebab sudah delapan tahun kepemimpinannya, seharusnya PNS sudah lebih disiplin lagi.”Sudah delapan tahun saya memimpin, jadi harus berubah, saya akan awasi kedisiplinan PNS, dan mungkin akan ada upacara pemberhentian PNS. Jadi penegakan disiplin seperti ini akan kita laksanakan terus,” kata Bupati.

Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Robi Mamonto, yang berada di lokasi bersama Bupati dan Pol-PP, mengatakan bahwa sanksi akan diberikan kepada PNS yang tidak hadir pada hari pertama masuk kantor pasca libur lebaran, dan yang bolos.” Kita akan berikan sanksi sesuai aturan yang berlaku, yaitu pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) sebesar 50 persen, pemberhentian dari jabatan, dan penurunan pangkat,” kata Robi.

Robi Mamonto juga mengatakan, untuk pelaksanaan penegakan kedisiplinan PNS akan dilakukan besok dan seterusnya.”Besok kita akan lakukan penjagaan di dua titik bersama Pol-PP,” tuturnya.

Sebanyak sepuluh PNS yang terdata oleh BKPSDM, untuk segera diberi sanksi,yang direncanakan besok akan ditanda tangani oleh Bupati.”Ada sepuluh PNS yang ditindak hari ini, itu sudah termasuk yang tidak hadir dan yang membolos, besok sudah akan ditanda tangani Bupati untuk segera di beri sanksi,”bebernya.(***bob)