banner 728x250

Bupati Fasilitasi Perdamaian Kades Vs Wartawan, Rusdianto berharap proses Hukum Jalan

  • Bagikan
Bupati Pinrang, A. Irwan Hamid, memediasi perdamaian Kades Massewae demgan A. Ramli (Pewarta). Dikantor Bupati Pinrang.

PINRANG, SUARALIDIK.COM – Tindak Kekerasan yang dialami Pewarta di Desa Massewae, diakhiri dengan Perdamaian yang difasilitasi Bupati Pinrang, di Kantor Bupati Pinrang. Selasa, 2 Juni 2020.

A. Ramli, salah seorang pewarta di kabupaten Pinrang, mendapatkan perlakuan kasar dan berbuntuk kepada Pemarangan dari kepala Desa Massewae, sehingga mendapat respon Keras dari semua penggiat Pers dan Pewarta serta Lembaga Swadaya Masyarakat.

banner 728x250

Diketahui, Oknum Kepala Desa (Kades) Massewae, IBM dilaporkan ke Polsek Duampanua, karena diduga telah melakukan penganiayaan pemukulan hingga pemarangan.

Dimana sikap tidak terpuji itu terjadi didalam dan luar kantor Desa Massewae, Jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada pekan lalu, 16 Mei 2020.

Rusdianto, SE., SH. Tidak bisa menerima bila Perdamaian yang mediasi Bupati Pinrang dan Kapolres Pinrang yang akhirnya mengakhiri kemeluk antara Kepala Desa dan Pewarta.

Menurutnya, Perdamaian boleh saja terjadi, namun perlu disadari kalau Negara ini memiliki undang-undang dan Peraturan yang harus ditegakkan. “wah. Enak saja setelah melecehkan profesi Wartawan dan memarangi, lantas damai, semua bisa berakhir tanpa dampak hukum, ini melecehkan kami. Saya berharap Kapolres tidak mempeti eskan Kasus ini, Bukan A.Ramli nya, tapi Profesinya.” Kata Ketua LIDIK PRO Pinrang dan Juga pemegang kartu PWI SULSEL ini.

Ketua LIDIK PRO Pinrang ini mengatakan, begitu mudahnya menyelesaikan sebuah persoalan, bagaimana ASN yang membuntingi (menghamili) bawahannya, bagaimana lagi Kades yang melakukan Tindak Pelecehan dibawah umur terhadap warganya, katanya sebagai contoh kasus.

Ketua Lembaga Investigasi Mendidik Pro Rakyat Nusantara Kabupaten Pinrang (LIDIK PRO) Kabupaten Pinrang ini, segera menemui Kapolres Pinrang, guna klarifikasi perdamaian ini. (AD)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *