Bupati Gorut Ajak Semua Pihak Cegah Kebakaran Hutan Dan Lahan

oleh -
Bupati Garut Bersama Pangdam XIII/Merdeka
Foto : Bupati Gorut Dr. H. Indra Yasin S.H.,M.H bersama Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Tiopan Aritonang, saat menghadiri pelaksanaan Upacara Pembukaan Latihan Penanggulangan Bencana Alam, Rabu (04/09),(foto dok. Humas).

GORUT, Suaralidik.com – Bupati Gorontalo Utara (Gorut), Dr. Indra Yasin S.H.,M.H. mengajak seluruh pihak untuk ikut andil mencegah kebakaran hutan dan lahan.

“Kebakaran hutan dan lahan bukan hanya ditanggulangi melainkan dicegah secara bersama, serta butuh kesiapsiagaan dan kepedulian semua pihak,”ucap Bupati Gorut saat menghadiri pelaksanaan Upacara Pembukaan Latihan Penanggulangan Bencana Alam, yang diselenggarakan oleh Kodam XIII/Merdeka, di Korem 133/Nani Wartabone, kabupaten¬† Gorontalo, Rabu 04/09/2019.

Indra Yasin mengungkapkan, terdapat dua titik rawan terjadinya kebakaran lahan di Gorontalo, namun berkat gerak cepat Kodim 1314 Gorut yang didukung oleh Brigif dan Korem 133/Nani Wartabone, kedua titik tersebut dapat dipulihkan.

“Kami juga telah menginstruksikan kepada camat, kepala-kepala desa, agar terus mengawasi masyarakatnya, jangan sampai membakar lahan sembarangan,”ungkap Indra Yasin.

“Atas nama pemerintah kami akan selalu siap memberikan dukungan kepada pihak Kodam yang senantiasa berada di garis depan dalam penanggulangan bencana alam,”lanjut Indra Yasin.

Sementara ditempat yang sama Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Tiopan Aritonang menjelaskan, apa yang dilakukan pihaknya merupakan instruksi langsung dari Presiden RI, Jokowi, agar meminimalisir kebakaran hutan dan lahan di Indonesia khususnya di Gorontalo.

“Ini sesuai perintah presiden, yang meminta agar tidak ada api (kebakaran lahan/hutan) di wilayah kita ini. Maka dari itu, Mabes TNI mengeluarkan anggaran untuk pelatihan, yang salah satunya dilaksanakan di Korem 133 ini,” jelas Pangdam.

Tiopan Aritonang berharap, dengan dilaksanakan pelatihan tersebut maka pasukan TNI selalu siap siaga dalam menanggulangi setiap bencana yang terjadi.

“Saya juga telah meminta supaya pada tahun anggaran berikutnya, latihan seperti ini bisa dianggarkan melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah (BNPB-D), maupun di Kabupaten/Kota,”ucap Tiopan Aritonang.(TR/03).