Bupati Indra Hadiri Rapat Paripurna Pembahasan APBD-P 2019

oleh -

Foto : Bupati Gorut Dr. Indra Yasin bersama Wakil Ketua l DPRD Gorut Djafar Ismail,(foto dok. humas).

GORUT, Suaralidik.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Gorontalo Utara (Gorut) terus berkomitmen untuk menekan angka kemiskinan masyarakat melalui program kegiatan yang Pro-Rakyat.

Hal itu dikemukakan Bupati Gorut, Indra Yasin dalam Sidang Paripurna Pembahasan APBD-Perubahan Tahun 2019, yang berlangsung di Ruang Rapat DPRD Gorut, Rabu malam (21/8) kemarin.

“Ya, mudah-mudahan kedepan sedikit demi sedikit angka kemiskinan bisa kita tekan bersama, meski diakui membutuhkan waktu yang tidak singkat, meski demikian juga kita (Pemda Gorut) berada di posisi ke tiga di Provinsi Gorontalo yang mampu menekan angka kemiskinan,” ujar Indra.

Selain angka kemiskinan, Pemda Gorut akan memprioritaskan bidang kesehatan. Maka dari itu, dukungan DPRD sangat diharapkan dalam penetapan anggaran tersebut.

“Pos-pos kesehatan juga menjadi perhatian kita semua, karena ini merupakan kebutuhan dasar masyarakat, Insya Allah ketika anggaran kita semakin baik, maka pos-pos kesehatan di 123 desa akan dibangun secara bertahap,” jelasnya.

Terkait kesehatan, kata Indra, Pemda Gorut juga akan berupaya memaksimalkan pelayanan RS. ZUS, mulai dari perbaikan fasilitas, hingga ketersediaan tenaga medis.

“Ya, pada APBD-P Tahun 2019 ini juga telah mengakomodir penambahan anggaran obat-obatan. kami juga menerima bantuan dari provinsi sebanyak 500 juta, dan Insya Allah itu akan digunakan pada fasilitas RS. Zus,”ungkap bupati dua periode itu,(TR/03).