Bupati Sambut Baik Rencana Pembangunan 8 Koramil Di Gorut

oleh -

Foto : Bupati Gorut Dr. Indra Yasin S.H., M.H., bersama Danrem 133 NWb, pimpin tim Markas Besar TNI-AD.(foto dok. humas).

GORUT, Suaralidik.com – Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) menerima kunjungan Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabes TNI-AD), dalam rangka membicarakan penambahan Komando Rayon Militer (Koramil) di wilayah Kabupaten Gorut, Kamis 22/08/2019.

Tim Markas Besar TNI AD yang dipimpin Kolonel Inf Mochammad Luthfie Beta, S.Sos., M.Si didampingi Komandan Korem (Danrem) 133/Nani Wartabone, Kolonel Czi. Arnold AP. Ritiauw serta perwakilan Kodam XIII Merdeka, staf dari Mabes TNI-AD dan Dandim 1314/Gorontalo Utara Letkol Arm. Firstya Andrean Gitrias, S.H., M.M. disambut langsung Bupati Gorut, Dr. H. Indra Yasin, S.H., M.H. dan jajarannya di Aula Tinepo Kantor Bupati Gorut.

Kurang lebih satu jam, tim ini melakukan audiens dengan pihak Pemkab Gorut, termasuk memaparkan tahapan dan prospek rencana pembangunan koramil tambahan di wilayah Kabupaten Gorut. Selain itu tim Mabes TNI-AD juga melakukan peninjauab salah satu lokasi pembangunan koramil di Kecamatan Tomilito.

Kepada sejumlah awak media, disela-sela kunjungan lapangan tersebut, Bupati Gorut Indra Yasin yang ikut mendampingi mengaku merespon baik kunjungan dari pihak Mabes TNI-AD ini.

“Karena sebelumnya, kita sudah mengajukan 5 koramil baru, dari yang saat ini baru 3. Berkembang dalam pertemuan tadi mengusulkan 3 lagi, sehingga total keseluruhan ada 8 koramil baru. Kedepan 11 kecamatan semuanya sudah ada koramil,”ungkap Bupati.

Dengan akan bertambahnya koramil di wilayah Gorut, maka lanjut kata Bupati, pertahanan teritorial di Gorut sudah semakin lengkap, baik darat, udara dan laut.

“Alhamdulillah sejalan dengan respon dari Mabes TNI-AD. Tentu ini rasa syukur kita, hingga akhirnya kita ikut meninjau salah satu lokasi yang akan dibangunkan koramil,” imbuh Indra Yasin.

Sementara Kolonel Inf Mochammad Luthfie Beta, S.Sos., M.Si. selaku Ketua Tim dari Mabes TNI-AD mengatakan peninjauan yang dilakukan pihaknya, untuk memastikan kesiapan lahan yang nantinya dibangunkan koramil.

“Kita tinjau dari segi strategis ya, bahwa gelar satuan kewilayahan itu harus merata diseluruh wilayah Indonesia, termasuk di Gorontalo Utara. Sehingga, kedepan peran dari kewilayahan itu bisa terwujud sesuai dengan keinginan pimpinan,” tutur Ketua tim.

“Ujung tombak dari TNI-AD adalah para Babinsa, ia bisa bekerja dengan baik, sehingga apa yang menjadi program Angkatan Darat (AD), khususnya kegiatan-kegiatan pembinaan teritorial itu dapat berjalan dengan baik. Semakin dekat kita dengan masyarakat, tentunya disitulah kekuatan TNI,”sambung Luthfie.(TR/03).