Bupati Torut Dukung Penuh Strategi Penanganan Kumuh Dalam Program KOTAKU

oleh
SOSIALISASI KOTAKU

SUARALIDIK.com,TORAJA UTARA– Bupati Toraja Utara,Kalatiku Paembonan menghadiri kegiatan Sosialisasi dan workshop terhadap strategi penanganan Kumuh Program KOTAKU ( Kota Tanpa Kumuh) yang difasilitasi oleh Distarkim Torut, Jumat (30/9/2016) diruang pertemuan Ayam Penyet Rantepao.

Kegiatan ini mendapat respon positif dari Kalatiku Paembonan, dengan mengatakan,  pemerintah bersedia berkolaborasi dengan pihak swasta dan masyarakat dalam program pembangunan penanggulangan dan pencegahan wilayah kumuh dalam kota Rantepao.

Ditambahkan, sejak  awal dirinya dilantik jadi Bupati,  gerakan kebersihan wilayah kota Rantepao  dan hingga kini gerakan tersebut terus berjalan yang dikemas dalam kegiatan Jum’at Bersih.

“”Kota Rantepao  harus bersama-sama  kita jaga kebersihannya karena ini wajah  kota Kabupaten sekaligus sebagai daerah pariwisata ,” ajak bupati didepan peserta sosialisasi.

Kepada para peserta sosialisasi, Kalatiku berharap, dapat memahami program KOTAKU serta membangun pemahaman dan ketrampilan dalam menyusun strategi komunikasi, membangun jaringan komunikasi dan mengembangkan media sosialisasi serta komitmen stakeholder dalam melakukan sosialisasi dan mengembangkan jaringan komunikasi.

Sementara itu,Koordinator Program KOTAKU, Saifuddin mengatakan berdasarkan pemetaan wilayah kumuh, di Rantepao ada dua Kelurahan yang fokus penanganannya untuk pencegahan serta pengurangan kawanasan kumuh.

Namun pemetaan wilayah yang di paparkan oleh Saifuddin tersebut secara serta-merta mendapat tanggapan dari Bupati yang mengatakan bahwa idealnya semua wilayah dalam kota Rantepao harus di programkan dengan penanggulangan kawasan kumuh karena secara garis besar masih membutuhkan pembenahan.

Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) adalah upaya strategis untuk  pencegahan dan penanggulangan wilayah kumuh menurut Saifuddin diprogramkan oleh Direktorat Jenderal Cipta Karya dalam rangka memberdayakan peranan Swasta, Pemerintah Daerah dan Masyarakat.

Bupati Torut , Kalatiku Paembonan saat membuka sosialisasi program KOTAKU , Jumat (30/9)- LISNA/SUARALIDIK.com
Bupati Torut , Kalatiku Paembonan saat membuka sosialisasi program KOTAKU , Jumat (30/9)- LISNA/SUARALIDIK.com

Ketiga elemen itu harus berkolaborasi untuk bekerjasama baru program pembangunan wilayah kumuh dalam program KOTAKU bisa tercapai,” kata Saifuddin.

Untuk itu lanjutnya, dalam program tersebut Pemerintah Daerah harus siap memfasilitasi terkait dengan hal-hal penting seperti konsultan perencanaan penanggulangan wilayah kumuh.

Adapun Kepala Dinas Tata Ruang Dan Permukiman Torut, Anthonius Sampetoding mengatakan,  program tersebut yang terkait dengan SKPD yang dipimpinnya akan intensif mengambil peranan, sehingga harapan  bersama untuk menciptakan kota Rantepao yang bersih dan terlepas dari kondisi kumuh.

Jadi program strategi penanganan kumuh lewat program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) kita mendukungnya secara penuh, dan kami akan intensif berperan sesuai tupoksi kami,  dan targetnya tahun 2019 tidak ada lagi kawasan kumuh dalam kota Rantepao,” kata Anthonius meyakinkan.

Turut hadir dalam sosialisasi program KOTAKU tersebut  anggota DPRD Torut, pimpinan  SKPD termasuk Camat, Lurah dan NGo/Lembaga Swadaya Masyarakat.

REPORTER ; lisna

REDAKSI ; andi awal – suaralidik.com