Cegah Konflik Berkepanjangan, Dua Legislator PAN Mediasi Perwakilan Mahasiswa Bulukumba dan Jeneponto

oleh
Mediasi sweeping mahasiswa
Dua legislator PAN, Andi Zulkarnain Pangki dan Syamsuddin Karlos melakukan mediasi terhadap perwakilan mahasiswa Bulukumba dan Jeneponto terkait aksi sweeping mahasiswa Jeneponto terhadap mahasiswa Bulukumba di kabupaten Jeneponto,Selasa (4/7/17) di Mapolrestabes Makassar ||SUARALIDIK.com

MAKASSAR, SUARALIDIK.com — Adanya cekcok antara Kerukunan Keluarga Mahasiswa Bulukumba dengan Kerukunan Keluarga Mahasiswa Jeneponto pada dua bulan lalu yang mengakibatkan sekitar 3 orang mahasiswa KKMJ ditahan oleh Polisi dan di titipkan di rutan Gunung Sari.

Mediasi sweeping mahasiswa
Dua legislator PAN, Andi Zulkarnain Pangki dan Syamsuddin Karlos melakukan mediasi terhadap perwakilan mahasiswa Bulukumba dan Jeneponto terkait aksi sweeping mahasiswa Jeneponto terhadap mahasiswa Bulukumba di kabupaten Jeneponto,Selasa (4/7/17) di Mapolrestabes Makassar ||SUARALIDIK.com

Atas cekcok antara mahasiswa dua kabupaten tersebut membuat mahasiswa Jeneponto melakukan sweeping terhadap mahasiswa Bulukumba yang sedang melintas di Kabupaten Jeneponto pada bulan Ramadhan kemarin.

Untuk mencegah konflik semakin meruncing, dua orang legislator dari Partai Amanat Nasional, yakni Legislator DPRD Provinsi Sulsel asal Dapil Jeneponto, Syamsuddin Karlos dan Wakil Ketua DPRD Bulukumba Andi Zulkarnain Pangki berinisiatif memediasi kedua kubu mahasiswa, Selasa (4/7/17) di Polrestabes Makassar.

Menurut Andi Zulkarnain Pangki (AZP) pendekatan mediasi semacam itu ditujukan agar kedua belah pihak saling memahami satu sama lain. Diharapkan, tak ada lagi gesekan-gesekan kedua kelompok yang sama-sama menimba ilmu di kota Makassar.

Tidak boleh lagi ada konflik antara mahasiswa Bulukumba dan Jeneponto dimana secara historis, kedua rumpun ini tidak dapat dipisahkan dan ini baru terjadi ” ujar AZP.

Dengan menghadirkan perwakilan mahasiswa asal Jeneponto, Risal dan perwakilan KKMB, Andi Iccang di ruangan Satreskrim Polrestabes Makassar yang turut dihadiri oleh Kasubag Penegakan Hukum ( Kasubag Gakkum ) Kompol Burhan dan media SuaraLidik.com

Pada kesempatan yang sama, Syamsuddin Karlos mengatakan sebagai orang Jeneponto dirinya merasa malu atas adanya pertikaian tersebut dan menyesalkan adanya tindakan sweeping mahasiswa Jeneponto terhadap mahasiswa Bulukumba.

Hari ini permasalahan antara KKMB dan KKMJ mesti selesai, kami meminta agar adik-adik mahasiswa kembali ke marwahnya sebagai pelajar dan orang terpelajar, kami berdua sebagai perwakilan dua keluarga Bulukumba dan Jeneponto tidak menginginkan lagi kedepannya ada permasalahan lanjutan ” ucap Karlos.

Sementara itu, Kompol Burhan mengatakan akan memberikan penangguhan penahanan terhadap ketiga mahasiswa asal Jeneponto tersebut.

Pihak Kepolisian akan memberikan penangguhan penahanan terhadap ketiganya, jadi kita harapkan agar ketua KKMB dengan Ketua KKMJ untuk hadir di Polrestabes sebagaimana yang diharapkan oleh pak Syamsuddin Karlos dan Andi Zulkarnain Pangki ” tutup mantan Wakapolres Bantaeng tersebut. (RED2)