Cegah Masalah Dibidang Kepemudaan dan Keolahragaan, Kadispora Bantaeng Gencarkan HALO BAPER

oleh

SUARALIDIK.COM, Bantaeng – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bantaeng Syahrul Bayan yang sementara menjadi Peserta Diklatpim II angkatan XLIII Kelas H Tahun 2017 atau disebut sebagai Reformer 21, menyampaikan kemajuan proyek perubahannya yang berjudul HALO BAPER atau singkatan dari Hadirkan Solusi Kolaborasi untuk Bakat Pemuda Kreatif dan Berprestasi.

Cegah Masalah Dibidang Kepemudaan dan Keolahragaan, Kadispora Bantaeng Gencarkan HALO BAPER

Dengan HALO BAPER, nantinya berbagai permasalahan di bidang kepemudaan dan keolahragaan dapat teratasi dengan baik dengan metode adaptif dan bersahabat serta memanfaatkan jejaring kerja dan mitra stakeholder, dihadapan peserta diklat Pelatihan Berbasis Kompetensi di BLK Bantaeng. Selasa, (11/07/2017)

Moment berada di BLK Bantaeng adalah berharga karena sejak awal sosialisasi HALO BAPER di bulan Mei 2017 kini ada hasilnya karena kebanyakan peserta diklat ini mendapatkan informasi tentang program pelatihan BLK Bantaeng dari sebaran melalui Medsos yang juga salah satunya melalui admin medsos Dispora Bantaeng berada di dalamnya. Sehingga kami selaku stakeholder kepemudaan berkewajiban membangun sinergi dan kolaborasi dengan berbagai stakeholder untuk menuntaskan peningkatan kompetensi masyarakat untuk peningkatan skill diberbagai bidang” ujar Syahrul Bayan selaku Kadispora Bantaeng yang juga mantan Kadis Sosnakertrans Bantaeng ini.

Kehadiran Syahrul Bayan selaku Kadispora Bantaeng di BLK Bantaeng karena harmonisasi program inovasi yang digencarkannya sehingga, kami berikan jadwal khusus dihadapan peserta diklat sebanyak 7 paket kejuruan untuk membawakan materi tentang Peningkatan Kualitas Diri dan Sikap Profesionalisme Kerja sebelum memasuki dunia kerja, ujar Murtono selaku Kepala Seksi Penyelenggaraan Diklat BLK Bantaeng.

Tambah Murtono, kehadiran Syahrul Bayan di BLK Bantaeng karena juga beliau pernah menjabat sebagai Kabid Tenaga Kerja dan Kadis Sosnakertrans Bantaeng yang merupakan salah seorang tokoh pengawal administrasi kehadiran BLK Bantaeng pada awal pemerintahan Bupati Bantaeng Prof. Dr. Ir. H.M. Nurdin Abdullah, M.Agr.

Kini, Pelatihan Berbasis Kompetensi tahap II ini terdiri 6 kejuruan diantaranya bahasa inggris, listrik, bengkel, komputer, prosesing pertanian, perhotelan yang terdiri 112 orang peserta akan mengikuti diklat selama 2 bulan sejak bulan Juni 2017 kemarin.[RLS|Red3]