Cekcok saat Ganti Oli Sepeda Motor, 1 Warga Lamteng Tewas dan Bengkel Dibakar Massa

oleh
Bengkel milik Karji dibakar massa paska kematian Alwi, Senin ( 3/9)
Bengkel milik Karji dibakar massa paska kematian Alwi, Senin ( 3/9)

Lampung tengah suara lidik.com – Alwi bin Pesamas rajo indra (35) salah warga dusun 1 kampung Bumi ratu nuban kec.bumi ratu kab. Lampung tengah provinsi lampung tewas meregang nyawa usai cekcok dibengkel milik Karji. Senin (3/9)

Persitiwa ini terjadi sekitar pukul 17:00 Wita saat Alwi mendatangi bengkel tambal ban milik Karji sekitar pukul 17.00 wib untuk mengganti oli sepeda motor miliknya.

Karena tidak memiliki uang, Alwi kemudian menyerahkan STNK motornya sebagai jaminan namun setelah diganti oli ternyata Alwi meminta kembali STNK miliknya itu.

Dion ( anak Karji) kemudian adu mulut dengan  (cekcok) dengan Alwi hingga emosi tidak terbendung lagi. Alwi spontan mengambil benda tajam berupa badik dan langsung membacok bagian wajah Dion.

Kondisi Dion ( anak Karji) yang dibacok oleh Alwi
Kondisi Dion ( anak Karji) yang dibacok oleh Alwi

Melihat ini, Karji kemudian berusaha membantu anaknya namun lagi-lagi Alwi mengarahkan benda tajam kepadanya dan melukai tangan kanan karji.

Semakin memanas, Dion bersama Karji dalam kondisi berdarah melakukan perlawanan dengan memukul dan melempar batu ke arah Alwi yang mengakibatkan Alwi meninggal dunia.

Berselang beberapa menit kemudian, tiba-tiba datang keluarga Alwi sekitar 50 orang mengamuk dan langsung melakukan pengrusakan dengan pembakaran rumah  serta bengkel milik Karji.

Kapolres lampung tengah AKBP Slamet wahyudi ,SH.MH membenarkan adanya 1 orang korban tewas warga kampung bumi ratu.

“Kejadian ini masih kita dalami dan masih simpang siur karena belum ada saksi saksi atau dari Karji selaku pemilik bengkel yang melapor baik ke sub sektor bumi ratu atau ke polres” kata Slamet

Juga dikatakannya kalau langkah yang baru diambil adalah menetralisir agar kondisi lokasi dalam keadaan aman lantaran dikhawatirkan bisa menjadi pemicu bentrok antara warga bumi ratu nuban dan warga wates.

“Untuk menjaga terjadi bentrok gabungan personil polres,brimob,koramil di disiagakan dilokasi hingga aman dan kemungkinan hingga besok pagi” Tutup Slamet (***EDI DOY)