“Copot Dirut PDAM” Aktivis Muda Bantaeng Berang Dan Bantah Jika Aksi 181 Ditunggangi Gerakan Politik

oleh
PDAM bantaeng
Doc suara lidik : Aksi unjuk rasa 181 terkait PDAM bantaeng,Rabu 18/01/2017

Lidik Bulukumba – Layanan ketersediaan Air Bersih di Kabupaten Bantaeng wilayah kerja PDAM Bantaeng menjadi Keluhan warga Bantaeng sejak tahun lalu,berbagai bentuk keluhan yang sudah diarahkan ke pihak PDAM namun tidak membuahkan hasil.

PDAM bantaeng
Doc suara lidik : Aksi unjuk rasa 181 terkait PDAM bantaeng,Rabu 18/01/2017

Hal itu membuat masyarakat (pelanggan PDAM) dan aktivis muda lainnya resah dan mulai berang hingga melakukan aksi unjuk rasa agar pelaksana dan penanggung jawab PDAM yaitu Andi Nurjaya Di Copot saja dari jabatannya.

Beberapa hari yang lalu kembali terjadi unjuk rasa yang dimotori oleh beberapa Aktivis Pemuda Bantaeng meminta agar Dirut PDAM Andi Nurjaya dicopot dari jabatannya.Seperti pada hari Rabu 18/01/2017 terjadi aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Bantaeng kemudian berlanjut ke PDAM dan Pemkab Bantaeng.

Aksi unjuk rasa yang disebut dengan Aksi 181 ini ternyata banyak menuai cibiran dan bahkan menjadi perbincangan di medsos jika Aksi tersebut ditunggangi dengan gerakan politik.

Tidak Sedikit dari kalangan masyarakat berdalih bahwa aksi 181 dengan tuntutan “Copot Dirut PDAM Bantaeng” yakni Andi Nur Jaya diintimidasi oleh gerakan politik.

Isu yang tak sedap ini langsung dibantah oleh beberapa aktivis bantaeng dan mengatakan bahwa aksi 181 sedikit pun tak bernuansa politik.

Menurutnya gerakan 181 ” Copot Dirut PDAM Bantaeng” adalah murni mengaspirasikan keluhan sebagian besar pelanggan air bersih di bantaeng. kami punya bukti dilapangan kalau masyarakat pelanggan air bersih mengeluh baik itu di dunia nyata maupun di media sosial kata achmad ichzan saat dikonfirmasi melalui WA miliknya, Sabtu, 21/01/18

Ichzan, menghimbau kepada oknum yang menuduh bahwa aksi 181 atas poncopotan Dirut PDAM memberikan bukti kongkrit agar tak ada dusta diantara kita. Tutupnya

Ditempat yang berbeda,Aldi Dg. naba juga selaku aktivis Bantaeng meminta pertanggungjawaban (bukti) dari direktur PDAM yang mengatakan jika aksi 181 itu ditunggangi kepentingan Politik,menurut Aldi jangan sampai itu hanya plesetan ide demi untuk mengamankan posisi jabatan sebagai direktur PDAM.

Aldi juga yang berang dengan tudingan itu mengatakan kalau dirinya bersama aktivis pemuda lainnya (APMB dan AMYA) berharap agar Dirut PDAM melakukan pertemuan dengan aktivis sebelum hal tudingan yang ditujukan kepadanya itu menjadi perkara hukum.

Demikian juga Rusdi sebagai Korlap Aksi 181 pada hari Rabu 18/01/2017 yang dikonfirmasi melalui telegram membatah tudingan itu.Sabtu 20/01/2017

Rusdi mengatakan bahwa AMYA adalah Organisasi Pergerakan yang pantang baginya untuk masuk di rana politik.

Ketua AMYA Rusdi mengatakan jika apa yang ditudingkan oleh Andi Nurajaya itu hanya sebatas pembelaan dirinya saja yang tidak rasional, pembentukan opini seperti itu sebenarnya sudah tidak jaman lagi.

Amya adalah Organisasi Pergerakan,  yang pantang bagi kami untuk masuk di rana politik, maka dari itu dengan adanya Issu seperti itu,  saya akan menantan Andi Nurjaya untuk berdiskusi secara terbuka bersama teman-teman, semua Pernyataannya kr. jaya saya kira hanya sebatas pembelaan dirinya saja yang tidak rasional,  pembentukan opini seperti itu sebenarnya tidak jamanmi lagi saat ini” Jelas Rusdi

Rusdi juga menambahkan jika tudingan yang mengatakan Aksi 181 itu ditunggangi oleh 181 maka itu hanya pembelaannya saja sebagai Dirut PDAM dan Sebagai Mantan Aktivis. (ADHE/BCHT)

Baca Juga :