Cuti Lebaran, RSUD Dunda Limboto Tetap Berikan Pelayanan Prima

oleh
Photo : RSUD Dunda Limboto Tetap Berikan Pelayanan Prima

Gorontalo, Suaralidik.Com –  Meski akan ada libur panjang idul fitri 1439 hijriah, Rumah Sakit Umum Daerah M.M Dunda Limboto telah memberi kepastian bahwa pihaknya akan tetap melayani masyarakat. Untuk BPJS, bahkan karena RSUD ini merupakan rumah sakit rujukan regional tetap melayani masyarakat seperti biasa, termasuk yang berasal dari luar Kabupaten Gorontalo.

Hal ini disampaiaknn oleh Wakil Direktur Pelayanan RSUD M.M Dunda Limboto, dr. Titin Payuhi menegaskan, selama cuti bersama lebaran Hari Raya Idul Fitri tahun 2018, RSUD M.M Dunda Limboto siap memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat secara prima.

“Selama cuti bersama itu, kami siap memberikan pelayanan, dan pada tanggal 11,12 dan 13 (Juni 2018) itu, Poliklinik Rawat Jalan itu buka, semuanya buka. Semua spesialis siap melaksanakannya, dengan jam pelayanan seperti hari biasanya,” ujarnya, Sabtu (09/06)pagi

Titin menyampaikan pihaknya tetap stanby memberikan pelayanan kepada masyarakat. Hal itu sesuai dengan instruksi Bupati Kabupaten Gorontalo. “Kami sudah antisipasi. Apalagi ini libur panjang, tidak ada masalah karena yang tidak merayakan idul fitri tetap bertugas seperti yang non muslim,” ujarnya.

Untuk dokter spesialis di RSUD M.M Dunda Limboto juga akan standby. Sedangkan, untuk poli umum dilaksanakan di UGD mulai, Senin 11 Juni mendatang. Pelayanan poli kembali normal pada 21 Juni 2018 atau usai libur lebaran.

Selain itu Menurutnya, selama arus mudik dan balik nanti pihaknya tetap pelayani pasien dengan BPJS meski dari luar Kabupaten Gorontalo. “Apabila terjadi sesuatu tak diinginkan dengan masyarakat dari luar daerah dan bila dibawa ke RSUD M.M Dunda Limboto tetap dilayani, bisa dengan BPJS,” katanya.

“Antisipasi mudik dan arus balik nanti Pos Pelayanan tetap berkomunikasi dengan rumah sakit. Untuk pelayanan 24 jam tetap dilakukan,” tegasnya.(***Andy)


Abdul Nazaruddin

Rujadi

Andi Edy Manaf

H.Askar

Harris Pratama