Dampak Bencana Banjir Dan Longsor, Masih Menyisakan Derita Buat Warga Kec Herlang Bulukumba

oleh
Jalan poros persisir kecamatan herlang bulukumba
Jalan poros pesisir kecamatan Herlang kab Bulukumba terputus akibat bencana banjir , Minggu (11/6)

Suara Lidik Bulukumba,- Bencana banjir yang melanda kabupaten Bulukumba awal bulan Ramadhan 1438 H/ 2017 M pekan lalu masih menyisakan derita sebagian masyarakat kecamatan Herlang kabupaten Bulukumba, Minggu (11/6)

Jalan poros persisir kecamatan herlang bulukumba
Jalan poros pesisir kecamatan Herlang kab Bulukumba terputus akibat bencana banjir , Minggu (11/6)

Pasalnya jalan poros pesisir dari arah Bajeng menuju kampung Dajo terputus dan masih tergenang air yang mengakibatkan aktivitas warga yang melewati jalur ini lumpuh total.

Selain itu jalan poros Tanuntung ke Gunturu juga terjadi tanah longsor yang sampai sampai saat ini belum ada perhatian khusus dari pemerintah kab Bulukumba.

Informasi yang dihimpun, tampak jalan poros Alorang akses ke Turungan beru juga bernasib sama ,tanggul yang jebol dan amblas akibat bencana tanah longsor

Akibat curah hujan yang tinggi yang puncaknya pada hari Sabtu (27/5/17) dan masih terus mengguyur wilayah kabupaten Bulukumba hingga saat ini Senin (11/6) khususnya kecamatan herlang mengakibatkan puluhan rumah warga terendam banjir dan tidak sedikit warga kehilangan harta benda dalam sekejap mata.

Dilaporkan dari lokasi, seorang janda bernama Ampe menangis histeris meminta bantuan lantaran perabot rumahnya hanyut terbawah arus banjir.

Kasi Keksos kecamatan Herlang Kab Bulukumba Andi Fidya Syamad.S.sos, yang dikonfirmasi melalui Whatsapp (WA) membenarkan bahwa bencana banjir dan tanah lonsgor yang terjadi wilayah kecamatan Herlang murni akibat cuaca buruk yang melanda wilayah itu, dimana hujan terus mengguyur kec herlang selama 4 hari berturut-turut.

” pasca banjir saya langsung turun meninjau beberapa titik di wilayah kecamatan Herlang dan saya temukan akses jalan poros yang terputus dan bahkan hari ini terjadi tanah longsor juga ” jelas Andi¬†Fidya melalui WAnya. Minggu (11/6)

Hingga berita ini diterbitkan, Tim suaralidik.com masih terus melakukan pantauan pada titik lokasi yang masih digenangi sebagai dampak bencana banjir dan tanah longsor di wilayah kecamatan Herlang. (drws/bcht)