Dana Desa Bonto Minasa Kecamatan Bulukumpa Diduga Bermasalah, ini Ulasannya

oleh -
Dasa desa Bonto Minasa
Dok; Anggota BPD, Jusbar saat memantau hasil pekerjaan salah satu titik proyek di desa Bontominasa Kec.Bulukumpa

Bulukumba, Suaralidik.Com – Dana desa Bonto Minasa kecamatan Bulukumpa tahun anggaran 2019 disorot lantaran diduga kuat bermasalah oleh BPD ( Badan Permusyawaratan Desa ) Desa Bonto Minasa.

Dugaan ini diperkuat usai ditemukannya adanya dugaan pemotongan upah para pekerja harian pada kegiatan pekerjaan proyek Rabat beton yang menelan anggaran Rp. 424.212.000 dan Proyek Pavin Blok dengan nilai anggaran Rp. 317.494.000.

Seperti yang diungkapkan salah satu anggota BPD, Jusbar , Pihaknya sudah melakukan persuratan kepada kepala Desa Bonto Minasa terkait dengan temuan tersebut ,namunĀ  oknum kepala desa , Ibu Andi Sukmawati masih mengabaikannya.

Kepada media, Jusbar mengatakan jika BPD bahkan sudah bersurat ke Ibu Kades agar mendesak pihak Tim Pengelolah Kegiatan( TPK ) selaku pelaksana kegiatan untuk segera melakukan pembayaran potongan upah pekerja untuk 2 titik proyek agar tidak berpolemik.

” Kami di BPD sudah menyurat ke Ibu desa (baca: A.Sukmawati) agar ada upaya bisa mendesak Tim Pengelolah Kegiatan ( TPK ) selaku pelaksana kegiatan untuk membayarkan upah pekerja, namun belum ada respon positif, seyogyanya upah kerja harus dibayarkan 100 persen, jangan ada pemotongan, bahkan BPD Bonto Minasa sudah 2 kali menyurat ke Camat Bulukumpa dan juga sudah menyurat ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa ( PMD ) namun sampai saat ini belum ada tindak lanjut ” Ungkap Jusbar, Rabu (8/1)

Bahkan Jusbar sangat menyayangkan dan kesal terhadap dugaan adanya oknum yang telah melakukan pemotongan upah para pekerja. Menurutnya itu tidak menghargai hasil keringat orang lain.

” Saya sangat menyesalkan kejadian ini, bagaimana kita bisa memberdayakan dan mensejahterakan rakyat kalau soal upah pekerja disunat lagi oleh pihak yang tak bertanggung jawab, sementara ini adalah hasil keringat pekerja. Kami di BPD sudah melakukan usaha dan upaya terkait adanya potongan tersebut supaya dibayarkan” tambah Jusbar dengan nada kesal.

Di tempat yang berbeda, Kepala Desa Bonto Minasa A. Sukmawati, saat dikonfirmasi via telpon seluler mengatakan jika upah pekerja 2 titik proyek itu sudah terbayarkan semua dan sudah tidak ada lagi masalah.

” iye, Upah pekerja semua sudah terbayarkan , tidak ada lagi masalah dan bahkan sudah ada kesepakatan yang ditandatangani seluruh pekerja” tutup Ibu Sukma . (***GG)

kpu BOLTIM
HUT Kabupaten Pinrang Ke-60