Delegasi Kel. Ereng-Ereng Walk Out Dari Forum Musrenbang Kec. Tompobulu Bantaeng

oleh
Selembaran Pernyataan Masyarakat Kelurahan Ereng-Ereng Kecamatan Tompobulu Kabupaten Bantaeng Pada Musrenbang Kecamatan Tahun 2017

Lidik Bantaeng – Musyawarah Adalah sari pati demokrasi pancasila dan Menjadi bagian terpenting dalam pemerintahan Republic Indonesia, karena musyawarah di anggap mampu menyelesaikan masalah-masalah kerakyatan dan pemerintahan.

Selembaran Pernyataan Masyarakat Kelurahan Ereng-Ereng Kecamatan Tompobulu Kabupaten Bantaeng Pada Musrenbang Kecamatan Tahun 2017 | Foto : Adhe

berlandaskan hal tersebut, muncul sebuah program yang desbut Musrenbang (Musyawarah Rencana Pembangunan) program ini membawa sebuah harapan yakni menyelesaikan semua masalah pembangunan yang adil dan merata.

Baik Pembangunan infrastruktur maupun pembangunan suprastruktur di tingkat pedesaan dan kelurahan.

Salah satu Delegasi warga Kelurahan Ereng-Ereng Kec. Tompobulu, Kab. Bantaeng saat di temui suaralidik.com Senin, (20/02/2017) Ahmad Nur Indar mengaku sangat menyangkan karena harapan yang di janjikan dalam MUSRENBANG hanya menuai kekecewaan masyarakat kelurahan Ereng-Ereng. pasalnya Hampir semua program hasil musrembang tahun 2016 lalu tidak ada yang terealisasi.

Oleh karena itu kurang lebih dua minggu yang lalu, kami tidak menggelar musrembang di kelurahan ereng-ereng karena kami terikat dengan surat pernyataan masyarakat Ereng-Ereng setahun yang lalu tentang tidak akan di gelar musrembang tahun 2017 ini, jika tuntutan kami tidak di indahkan

Tambahnya, Hal ini membuktikan bahwa masyarakat Kel. Ereng-Ereng bahkanlah masyarakat munafik karena yang menyatakan dan yang di nyatakan munafik di terima di kelurahan Ereng-Ereng

Oleh sebab itu , di acara musrenbang yang di gelar di Tingkat kecamatan Tompobulu, Kab. Bantaeng Hari ini, Kami masyarakat kelurahan Ereng-Ereng kembali Geram terhadap Pemerintah Kab. Bantaeng.

Masyarakat Ereng-Ereng butuh ketegasan pemda terkait ususlan pembangunan yang di usulkan pada musrembang tahun sebelumnya, agar di Realisasikan pada anggaran tahun 2017 ini

Namun juga ketika aspirasi kami di tahun ini tak kunjung terealisasi, masyarakat Ereng-Ereng kembali tidak akan menggelar musrenbang pada tahun 2018 mendatang, Tutupnya

Editor : Adhe


Abdul Nazaruddin

Rujadi

H.Askar

Harris Pratama