Demo Mahasiswa Letta Ricuh, Salah Satunya Berdarah Di Mulut

oleh

Pinrang, Suaralidik.com – Sejumlah Mahasiswa melakukan demontrasi depan PLN Pinrang. Aksi ini terkait belum masuknya listrik di daerah mereka. 2/11/2018.

Mahasiswa yang diketahui termasuk dalam Ikatan Pelajar Mahasiswa Letta (IPMAL) ini menuntut kepada pihak PLN Pinrang agar segera memasukkan listrik di daerah mereka karena masih banyak dusun dusun di Desa Letta Lama yang belum merasakan listrik.

Awal demostrasi mereka lakukan di depan mall Pinrang kemudian berjalan sampai di depan kantor PLN Pinrang. Disinilah mulanya terjadi kericuhan dimana mahasiswa menuntut pihak PLN untuk dapat menerima mereka untuk berinteraksi dengan pihak PLN namun yang disetujui dari pihak PLN hanyalah beberapa orang saja.

Pihak mahasiswa menginginkan agar mereka semua dapat masuk ke dalam kantor PLN untuk berdiskusi namun pihak PLN hanya mengizinkan perwakilan saja. Karena itu, mahasiswa mendesak untuk bergerak masuk kedalam kantor PLN Pinrang namun dihalangi oleh pihak kepolisian.

Akibat saling desak tersebut, beberapa mahasiswa mengalami luka luka. Salah satu mahasiswa yang mengalami luka berdarah di bagian mulutnya menerangkan bahwa saat aksi saling dorong tersebut salah satu oknum polisi memukulnya.

Dihubungi secara sepihak, pihak PLN mengaku belum mengalirkan listrik di daerah tersebut karena adanya himbauan dari pemerintah bahwa di daerah itu merupakan daerah hutan lindung. Namun pihak mahasiswa menolak bahwa daerah itu merupakan kawasan hutan lindung dan mendesak agar PLN Pinrang segera memasukkan listrik didaerahnya.

Atas tuntutan mahasiswa tersebut, pihak PLN mengaku tetap akan memasukkan aliran listrik namun target penyelesaiannya belum bisa mereka pastikan. Pihak PLN juga menghimbau agar masyarakat terkait dapat membantu PLN dalam hal kemudahan transportasi didaerah tersebut. (ISWA/RIS)