Didemo Aktivis, Staff Dishub Bulukumba Tantang Pendemo Berkelahi

oleh -
Kadishub Bulukumba ssat menerima Aktivis GMIL, kamis (22/9) -SUARALIDIK.com

SUARALIDIK.com, BULUKUMBA – Aksi Demo dilakukan pemuda yang tergabung dalam organisasi Gerakan Muda Intelektual ( GMIL ) Bulukumba nyaris bentrok dengan salah seorang pegawai Dinas Perhubungan ( Dishub) Bulukumba, Kamis (22/9) siang.

Hal itu disebabkan adanya aksi GMIL Bulukumba terkait maraknya penggunaan badan jalan dalam melakukan bongkar muat dan parkir liar di sepanjang jalan di kawasan pertokoan.

Menurut GMIL, parkir liar berefek pada terhambatnya arus lalu lintas dan merugikan masyarakat luas namun menguntungkan segelintir kelompok.

Aksi GMIL yang dipimpin oleh Ketua GMIL, Ebiet Supandi dan Heri Manompo sebagai Koordinator Lapangan diikuti sekitar belasan anggota GMIL.

Mereka memulai aksinya di perempatan Teko Jalan Ir.Soekarno Kelurahan Tanah Konkong Ujung Bulu dengan berorasi secara bergantian.

Dalam orasinya tersebut, GMIL mendesak Dinas Perhubungan untuk segera melakukan penindakan terhadap kendaraan kontainer yang menggunakan badan jalan dalam bongkar muat barang.

GMIL juga menyatakan sikap dalam tuntutannya, mendesak pihak Dinas Perhubungan untuk segera menyikapi dan melakukan penindakan terhadap maraknya kendaraan kontainer yang melanggar aturan di pedesaan (melewati kapasitas muatan) serta melakukan penindakan terhadap maraknya penggunaan Badan jalan Bongkar Muat.

Kapolres Bulukumba,AKBP Kurniawan Affandy saat memantau langsung aksi Unjuk Rasa GMIL Bulukumba terkait parkir liar, di Perempatan Teko, Kamis (22/9) - ANDI AWAL/SUARALIDIK.com
Kapolres Bulukumba,AKBP Kurniawan Affandy saat memantau langsung aksi Unjuk Rasa GMIL Bulukumba terkait parkir liar, di Perempatan Teko, Kamis (22/9) – ANDI AWAL/SUARALIDIK.com

Dikawal ketat Personil Polres Bulukumba dan dipantau langsung Kapolres, AKBP Kurniawan Affandy, aktivis GMIL selanjutnya mendatangi Kantor Dishub di jalan Kusuma Bangsa,Kelurahan Caile,Kecamatan Ujung Bulu,

Dengan orasi yang sama, mereka diterima oleh Kadishub HA.Rosali Liong sekaligus memberikan pernyataan sikap GMIL.

Menanggapi itu, Ia menyebutkan jika tidak ada kewenangan dari Dishub untuk menahan mobil apalagi melakukan penindakan, namun yang punya kewenangan adalah Kepolisian atau Satlantas.

Rosali mengatakan bahwa tugas Dishub Bulukumba adalah hanya memasang rambu dan menegur bagi yang melanggar.

” Terima kasih kepada adik-adik yang telah memberikan saran dan masukan, Pihak Dishub akan mencari waktu untuk melakukan pertemuan dengan GMIL bersama Satlantas serta stakeholder terkait untuk mencari solusi, ” ujar Rosali Liong.

Namun di dalam ruangan Kadis Perhubungan Bulukumba tersebut sempat terjadi adu argument antara GMIL dengan salah seorang pegawai dinas perhubungan atas nama Andi Oddang yang marah-marah dan mengajak pengunjuk rasa untuk berkelahi.

Setelah di mediasi oleh Kadis Perhubungan dan Petugas, GMIL kemudian meninggalkan kantor Dishub selanjutnya menuju Satlantas Bulukumba dan diterima olh Kasat Lantas, AKP Harinah

Kasat Lantas menyampaikan bahwa tentang adanya kegitan bongkar muat didepan toko-toko di jalan Sam Ratulangi yang menggunakan badan jalan,itu sudah di bicarakan dan seharusnya pihak perhubungan bekerjasama dengan pihak ekpedisi.

REPORTER ; muhardi/andi awal

REDAKSI ; andi awal-suaralidik.com

HUT Kabupaten Pinrang Ke-60