Di Depan Doamu, Warga Maluku Mengaku Tak Diperhatikan

oleh
Tanya Jawab. Masyarakat Dusun Maluku, Desa Kanie, Kecamatan Maritengae

SIDRAP, suaralidik.com – Puluhan masyarakat Dusun Maluku, Desa Kanie, Kecamatan Merie Tenggae, menumpahkan keluh kesahnya kepada Calon (Paslon) Wakil Bupati Sidrap Mahmud Yusuf saat melakukan sosialisasi, Jumat, 16/3/2018. Mereka pun mengaku kurang mendapat perhatian pemerintah.

Tanya Jawab. Masyarakat Dusun Maluku, Desa Kanie, Kecamatan Maritengae

 

Haji Agus yang mewakili warga mengaku seperti dianaktirikan pemerintah. Jalan desa yang menghubungkan dengan jalan poros Sidenreng Rappang (Sidrap) tidak pernah tersentuh.

Dia menceritakan jika jalan desanya sudah rusak sejak puluhan tahun lalu. Agus juga mengeluh kareba tidak ada irigasi air ke Desa Kanie.

Sehingga persawahan warga mendapat air jika menggunakan sistem tanam tadah hujan. “Susah air pak, 10 tahunmi lebih tidak pernah ada pembangunan di sini, ” keluh Agus.

Menaggapi hal tersebut, Mahmud Yusuf berjanji jika terpilih akan menproritaskan perbaikan jalan yang ada di Desa Kanie. Dia mengatakan pembangunan jalan harus diperbaiki karena penunjang kesejahteraan masyarakat.

” Saya dari Papua, menuju Maluku tertidurka seperti bayi di ayung. Goyang-goyang terus mobil, tenang maki jalan ini akan menjadi proritas pembangunan jika saya terpilih, ” ujarnya.

Untuk masalah air, Mahmud Yusuf mengaku membangun dam, penampungan air yang akan dirasakan hingga cucu-cucu kita nantinya.

” Tapi janganki baru satu bulan, menagih maki. Karena ini program besar, akan dirasakan hingga puluhan tahun mendatang, ” jelasnya.

Senada diungkapkan Dollah Mando yang juga menjadikan pembangunan jalan akan menjadi proritas. Kesenangannya melakukan blusukan menjadi alasan kenapa akses jalan harus diperbaiki.

“Kalau jelek jalan, saya jugaji susah. Bagaimana caraku datang ke kampung-kampung kalau rusak jalanan,” jelas Dollah Mando.

Juru Bicara Doamu Syamsul Bahri menambahkan, keluhan warga tersebut sudah masuk di program unggulan Doamu. “Itulah manfaat sosialisasi. Kami dari Doamu tahu apa yang diinginkan saudara kita. Alhamdulillah yang dimaksud pak Agus memang salah satu program unggulan doamu, pemerataan pembangunan dan berkeadilan,” singkat Syamsul Bahri.(*DWS/AD)