Di Duga Di Intimidasi Ketua PGRI, Mantan Guru Alief Batal Memberi Maaf

oleh

MAKASSAR,SUARALIDIK.com. Guru Dasrul, secara mengejutkan membatalkan dan mencabut putusan Diversi Pengadilan Negeri Makassar, artinya Guru Dasrul urung memberi maaf kepada Alief ,mantan siswanya di SMKN 2 Makassar yang ikut menganiaya dirinya beberapa waktu lalu.

Melalui pengacaranya,Azis Pangerang, Guru Dasrul di duga membatalkan pemberiaan maafnya tersebut setelah mendapat ancaman dari Ketua PGRI Sulsel, Prof.Wasir Thalib.

Menurut Penasehat Hukum yang ditunjuk oleh Dasrul dari Rumah Hukum AF tersebut, peristiwa pengancaman terjadi pada Rabu (7/9) sekitar pukul 17.00 WITA, Prof Wasir Thalib mengancam Dasrul dihadapan Pengacaranya.

Ancamannya, Ketua PGRI akan merintahkan guru-guru untuk tidak lagi mendukung Guru Dasrul, dan Prof Wasir Thalib datang bersama beberapa orang dari LKBH PGRI serta pengurus PGRI “ ujar Azis Pangerang sebagaimana tertulis dalam rilis yang diterima Redaksi SUARALIDIK.com, Kamis Malam (8/9/2016).

Atas ancaman dari Ketua PGRI tersebut,kini Guru Dasrul maupun istrinya menjadi shock dan ketakutan. Bahkan istrinya sering membenturkan kepalanya di dinding.

Pak Dasrul ini adalah korban yabg seharusnya mendapat dukungan dari PGRI,kenapa justru mendapat ancaman, padahal putusan tentang Diversi itu murni karena kebesaran jiwa Pak Dasrul dan ingin menunjukkan bagaimana seharusnya sifat dasar dan bijak yang di miliki seorang guru, sementara kasus ayah siswa tersebut yang melakukan pemukulan tetap berjalan sesuai dengan proses hukum ” tambahnya.

Atas perlakuan Ketua PGRI kepada kliennya tersebut, Azis Pangerang menyatakan rasa kecewa yang amat sangat, dan atas adanya keputusan dari guru Dasrul ,maka kliennya tersebut akan tetap menjalani jalannya persidangan atas ancaman hukuman yang akan diterimanya

Rilis ; Azis Pangerang ( Rumah Hukum AF)

Redaksi SuaraLidik; andi awal