Di Hari Kemerdekaan, Darwis Gasak Motor Matik Warga Balangriri, Di Tangkap Dehhhhh !!!!

oleh
Pelaku Pencurian Sepeda Motor Di Bulukumpa, Darwis Bin Daud diperiksa Penyidik Polsek Bulukumpa, Rabu(17/8/2016)- ANDI AWAL/SUARALIDIK
Darwis Bin Daud, warga Batukaropa Rilau Ale yang merupakan pelaku Pencurian Motor sat diamankan di Polsek Bulukumpa, Rabu(17/8/2016)- ANDI AWAL/SUARALIDIK
Darwis Bin Daud, warga Batukaropa Rilau Ale yang merupakan pelaku Pencurian Motor saat diamankan di Polsek Bulukumpa, Rabu (17/8/2016)- ANDI AWAL/SUARALIDIK

SUARALIDIK.com,BULUKUMBA- Saat warga sedang bersuka cita merayakan Kemerdekaan RI yang ke-71, Rabu (17/8/2016) siang tadi, Darwis Bin Daud ( 23) warga Balangtieng Desa Batukaropa Kecamatan Rilau Ale Kabupaten Bulukumba Sulsel ini justru kehilangan kemerdekaannya. Pemuda buruh tambang pasir tersebut ditangkap di Jalan Karet Kelurahan Jawi-Jawi Kecamatan Bulukumpa setelah membawa lari sepeda motor jenis matik milikĀ  Muh.Asdar Bin Baco (48) warga Balangriri Desa Bontominasa Kecamatan Bulukumpa.

Kini, Darwis telah diamankan di Mapolsek Bulukumpa dengan barang bukti sebuah motor matik mio sporty warna hitam dengan nopol DD 5508 VN dan sedang dalam pemeriksaan Penyidik Polsek Bulukumpa.

Kepada Redaksi SuaraLidik, Darwis yang mengaku lahir di Balangriri tersebut sedang lewat dengan mengendarai ojek setelah pulang dari rumah orangtuanya untuk kembali kerumah istrinya di Dusun Balangtieng Batukaropa terhalang karnaval lomba gerak jalan dan ratusan warga yang sedang menyaksikan di pinggir jalan, setelah membayar ojek, dirinya bermaksud jalan-jalan sambil menyaksikan karnaval dan mencari teman sekampungnya, namun di tengah perjalanan Darwis melihat motor matik milik Asdar sedang teeparkir dengan kondisi lubang kunci motor yang sudah dalam keadaan rusak.

” Saya lihat sekeliling pak, warga sedang sibuk dan asyik menyaksikan lomba gerak jalan, saya coba-coba tuntun motor tersebut dan sekitar 10 meter dari posisi semula ,lalu motor tersebut saya nyalakan dengan menggunakan kabel otomatis ech bunyi, langsung mi saya bawa lari” ujar Darwis dengan logat Bugis Bulukumba saat ditemui Redaksi SuaraLidik di dalam ruangan Penyidik Polsek Bulukumpa, petang tadi.

Namun, rupanya aksi Darwis diketahui oleh warga Balangriri lainnya, yakni Yunus Bin Saide (55) yang sedang duduk -duduk di bawah pohon menikmati sebatang rokok sambil menyaksiskan lomba. Yunus yang mengenal Darwis turun dari ojek lalu tiba-tiba menuntun motor dari depan rumah H.Ambo di jalan Karet merasa curiga dan mengikuti dari kejauhan grak-gerik Darwis.

Tak lama , datang Asdar si pemilik motor yang kebingungan mencari motornya tak lama setelah Darwis membawa lari motor tersebut, Yunus yang satu desa dengan Asdar pun langung mengatakan jika moptornya dibawa lari Darwis. Dan bersama denganYunus, Asdar kemudian melaporkan kejadian tersebut di Polsek Bulukumpa.

Anggota Polsek Bulukumpa, Bripka Mulyadi Fahri bersama Bripka Ilyas Ardani dan Bripka Bahar Hamid lalu menyusur lokasi dan melakukan olah TKP, tak lama kemudian, Darwis diketahui sedang bersembunyi dirumah kenalannya di sekitar Jalan Karet sambil menunggu barisan gerak jalan bubar, namun belum sempat kabur, Mulyadi Fahri berteman pun menciduknya.

” Kita tangkap Darwis ini di dalam rumah warga, bersama barang bukti motor matik yang di sembunyikan di belakang rumah dengan ditutupi daun pisang, sementara kita masih mengembangkan kasus ini untuk menemukan motor lainnya, karena menurut informasi warga masih ada motor lain yang hilang pada siang tadi” ujar Bripka Mulyadi Fahri.

Dalam pemeriksaan tersebut pihaknya tidak menemukan alat kejahatan yang kerap digunakan pelaku pencurian sepeda motor berupa kunci letter T. Tetapi, bukti kejahatan dapat dilihat dari lubang kunci kontak sepeda motor yang rusak dan sepeda motor korban yang sudah bergeser dari posisi terakhir diparkirkan koban, Asdar.

Kapolsek Bulukumpa, AKP Abdi Nur saat dikonfirmasi Redaksi SuaraLidik membenarkan penangkapan Darwis oleh anggota Polsek Bulukumpa siang tadiĀ  setelah Asdar melaporkan kejadian pencurian motor mio miliknya tersebut.

” Tersangka masih diperiksa untuk penyelidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 362 KUHPidana tentang Pencurian dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 Tahun” tutup AKP Abdi Nur.

Penulis/Editor : Andi Awal-SuaraLidik