Di PHP-in Oleh Oknum TNI Untuk dinikahi, Gadis Asal Bulukumba ini Lapor Ke Polisi Militer

oleh -71.125 views
Media Center Suara Lidik
Photo Korban saat bertandang ke Media Center Suara Lidik , Kamis (23/3/2018)

Satu bulan berlalu, FF mendatangi tempat kos milik KR dan meminta maaf dengan alasan khilaf. KR pun memaafkannya saat itu.

Berselang beberapa hari, FF datang ke tempat kos KR menggunakan pakain dinas TNI, Saat itu KR baru saja selesai mandi namun tiba-tiba FF menutup pintu kemudian langsung mencurahkan isi hatinya kepada KR. FF mengaku jika dirinya sangat sayang dan serius kepada KR dan bersedia akan menikahi KR dengan syarat masih Virgin (perawan).

Mendengar rayuan FF, KR pun menyarankan agar ke rumah sakit untuk test keperawanannya namun FF melontarkan kata alay dan menumbangkan keyakinan KR dengan rayuan lembutnya sehingga keduanya pun berhubungan layaknya suami istri.

Sejak itu KR sudah dibawah pengaruh dan menuruti semua kehendak FF, mereka hidup satu tempat kos dan meminta KR berhenti bekerja di Alfamart.

Tahun 2016, FF dipindahkan tugas ke Parepare, KR pun diajaknya, begitu juga waktu FF ditugaskan di Korem Mamuju Sulbar selama dua minggu KR pun ikut serta bersamanya.

Sekitar 2 tahun berjalan serumah, FF meminta agar dirinya dilamar, Tanggal 15 Juli 2017, FF pun bersamaorang tuanya datang melamar dan keluarga mereka berdua pun dipertemukan.

Dalam acara lamaran sekaligus Mappettuada (Adat Bugis) disepakati uang panai’ sebesar 40 juta rupiah dan emas satu stel yang akan dibawah pada tanggal 25 Februari 2018.

Hari H pun tiba, KR bersama keluarganya menunggu kedatangan keluarga FF untuk membawa uang panai’ tersebut dan mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan namun sayangnya keluarga FF tak kunjung datang.