Di Tinggal Disawah, Mesin Traktor Dipreteli Pencuri

oleh
Rangka traktor Yanmar milik H.Mulking yang di preteli mesinnya oleh Pencuri pada Jumat (5/5/7) || SUARALIDIK.com

BULUKUMBA,SUARALIDIK.com— Para petani perlu hati-hati meninggalkan traktor di lahan persawahan. Sebab, akhir-akhir ini mesin alat pembajak sawah tersebut menjadi incaran pencuri. Selain mudah di preteli dan dibawa kabur, mesin traktor ini pun gampang menjadi duit. Terlebih pada musim tanam seperti saat ini.

Rangka traktor Yanmar milik H.Mulking yang di preteli mesinnya oleh Pencuri pada Jumat (5/5/7) || SUARALIDIK.com

Kasus pencurian mesin traktor yang dialami Haji Mulking (67) Ketua Kelompok Tani di Labatu Dusun Katimbang Desa Paenre Lompoe Kecamatan Gantarang Bulukumba, Jumat (5/5/17) sekitar pukul 02.30 WITA.

Informasi yang di himpun berdasarkan keterangan dari korban, H.Mulking yang mengatakan bahwa dirinya menggarap sawah dengan menggunakan traktor merk Yanmar pada Kamis (4/5/17) hingga pukul 17.00 WITA, korban menyimpan traktor tersebut di tengah persawahan setelah menggarap sawahnya.

Korban kemudian kembali ke sawah, Jumat pagi sekira pukul 05.00 WITA dan mengetahui mesin traktornya telah hilang dari rangkanya.

Saat itu tidak ada pikiran khawatir akan dicuri. Sebab selama ini traktor sudah biasa ditinggalkan dilahan persawahan dan tidak terjadi apa-apa “ujar Mulking.

Atas pencurian mesin traktor merk Yanmar tersebut, korban mengalami kerugian sebesar Rp 15.000.000 ( Lima Belas Juta Rupiah ). Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Mapolsek Gantarang.

Wakapolsek Gantarang, AKP Umar Siatta saat dikonfirmasi membenarkan terjadinya tindak pencurian mesin traktor tersebut dan pelaku masih dalam lidik.

Wakapolsek menambahkan, sebenarnya para petani sudah kerap dihimbau agar traktor tersebut dibawa pulang saja, jangan ditinggalkan di lahan persawahan. Namun, dengan alasan berat dan sulit bawanya karena jauh dari permukiman warga, akhirnya para petani lebih memilih traktor ditinggalkan di lahaan persawahan.

Peristiwa ini harus menjadi pelajaran para petani untuk tidak meninggalkan traktor dilahan persawahan atau jauh dari perumahan, karena rawan tindak pencurian “Pesan AKP Umar Siatta. (RAGHIL/A2)