banner 728x250

Dialog Akhir Tahun KONI, Wali Kota Danny Benahi Sapras Olah Raga Dan Perhatikan Kesejahteraan Atlit

  • Bagikan
Wali Kota Makassar Ir. Moh. Ramdhan Pomanto, Tampil Sebagai Keynote Speaker Pada Dialog Akhir Tahun, Yang Diselenggarakan KONI Makassar, Yang Diselenggarakan Ballroom Graha Pena, Kamis (23/12/2021).

Makassar, SuaraLidik.com – Wali Kota Makassar Ir. Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto tampil sebagai keynote speaker pada dialog akhir tahun yang diselenggarakan Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Makassar, di Ballroom Graha Pena, Kamis (23/12/2021).

Dalam dialog akhir tahun ini, mengangkat tema “Desain Pengembangan Olahraga di Makassar”. Danny berharap desain pengembangan olah raga di Kota Makassar dapat diwujudkan.

banner 728x250

“Desain olahraga merupakan salah satu hal penting, saya beri dana olahraga untuk Makassar yang cukup besar, karena saya paham cabang olahraga sangat penting dalam pembinaan anak usia dini sampai dewasa. Insya Allah anak akan dapat penyaluran yang baik,” ujar Danny.

Danny menuturkan, saat ini Pemkot Makassar punya desain besar melakukan pembenahan organisasi, saat kepengurusan KONI berakhir tahun depan.

“Pemilihan kepengurusan KONI tahun depan bagian kick off mendukung desain pengembangan olahraga di Makassar. Organisasi 14 cabor kita perbaiki,” ungkapnya.

Olehnya itu, Danny menantang KONI bersama Pemkot Makassar untuk membuat Perda tentang atlit. Misalkan cabor sebagai salah satu profesi yang diakui, mendapat tunjangan seumur hidup, sejajar sama dengan profesi dokter dan ASN.

“Semua pemegang emas di porda harus dijamin hidupnya, di buatkan kategori. Itu tidak besar, namun bagi saya olahraga bukan medali tapi penyaluran energi besar anak bangsa untuk berpositif thinking,” jelasnya.

Adapun pembenahan organisasi olahraga yang segera dilakukan diantaranya, pembenahan olahraga mulai dari tingkat kecamatan hingga sarana ola raga di perumahan. Bahkan membuat training center untuk pelatih disemua cabor.

“Kita akan konsentrasi penyediaan sarpras, saya sudah anggarkan pembenahan lapangan karebosi, buat lapangan sintetik, bikin tatami untuk olahraga bela diri. Prasarana olahraga perumahan diperbaiki, dan juga menitik beratkan pembinaan usia dini melalui pencarian bakat di sekolah-sekolah, kompetisi rutin, open turnamen, try out serta memperhatikan kesejahteraan para atlit dan pelatihnya,” tutup Danny.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *