Diancam Akan Dibunuh, Ini yang Dilakukan Kadis PU Kabupaten Gorontalo

oleh -
Foto : Kepala Dinas PU/PR Kabgor, Doni Lahatie.(foto Thoger).

Gorontalo, Suaralidik.com – Tak terima diancam akan dibunuh oleh sesama eselon ll melalui grub whatsap CEO Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Gorontalo (Kabgor) Kepala Dinas (Kadis) PU/PR Kabgor Doni Lahatie melapor kepihak Polda Gorontalo. Senin (21/01/2010).

Kepada awak media Doni mengatakan, pada Jumat malam (18/01/19) ia diancam oleh salah satu temannya sesama eselon ll akan dibunuh, dan dengan adanya ancaman ini menyebabkan trauma bagi dirinya dan keluarganya.

“Beberapa malam saya tidak bisa tidur, sehingga anak dan istri saya menyarankan agar tak mengantor dulu, karena takut jangan sampai dibacok tanpa sepengetahuan saya,”tutur Kadis.

Pihaknya melaporankan hal ini secara pribadi, dan menurutnya bila tak diseriusi takutnya yang bersangkutan benar melakukannya, itu lebih bahaya lagi.

“Sehingganya saya meminta perlindungan dan melaporkan yang bersangkutan kepihak yang berwajib.
Karena yang bersangkutan menyatakan besumpah demi tuhan dan demi almarhum orang tuanya akan mencari saya dengan mengunakan pisau untuk membunuh saya,”ucap Doni.

Foto : Inilah percakapan di grup WA yang bernada ancaman ke Kadis PU Kab. Gorontalo

Ia merasa selama ini tak memiliki maslah apapun dengan yang bersangkutan, tapi ia heran kok bisa dimusihi hingga diancam akan dibunuh.

“Saya dan dia tak ada masalah apa-apa, saya kaget saja kok tiba-tiba saya bersama teman saya rahmat pomalingo diundang, dicari dan ditunggu dipensort dicari dengan barang tajam.”ungakap Doni dengan nada heran.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Gorontalo AKBP. Wahyu Tri Cahyono saat dikonfirmasi membenarkan laporan tersebut.

”Iya kami telah menerima informasi atas laporan tersebut, dan saat ini telah dilakukan pengambilan keterangan terhadap pelapor,” kata Wahyu.

Ditempat terpisah Sekda Kabgor Ir Hadija Tayeb saat dimintai tanggapannya mengatakan, pihaknya akan mengundang kedua belah pihak.

“Saya akan mengundang mereka dan akan menyelesaikan perkara ini secara internal, sekaligus berkordinasi dengan Bupati.”kata Sekda.(***Rollink).