Diaspora Pemuda Sidrap se-Jabodetabek Sesalkan Pejabat Tak Netral di Pilkada

oleh
Helmy Ayuradi Miharja
Helmy Ayuradi Miharja

JAKARTA – Diaspora Pemuda Sidrap se-Jabodetabek menyesalkan adanya oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) ikut politik praktis pada Pilkada Sidrap. Apalagi yang sedang bergulir di pengadilan terkait keterlibatan Kepala Dinas Sosial, Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisosdukcapil) Sidrap, Saharuddin Laupe.

Baca Juga : Sempat Diwarnai Bentrok, Pleno Hasil Penyelidikan Kadisosdukcapil Sidrap Ditingkatkan

“Sangat disayangkan adanya pelibatan ASN atau ASN yang melibatkan diri dalam pilkada Sidrap. Hal itu sangat berbahaya karena dapat mengurangi rasa kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah,” kata anggota Diaspora Pemuda Sidrap se Jabodetabek, Helmy Ayuradi Miharja di Bogor, Selasa 17 April 2018.

Netralitas ASN sangat dibutuhkan untuk kemajuan suatu wilayah. “Umumnya ASN melibatkan diri dalam politik dan dukung-mendukung diduga untuk mendapatkan jabatan dalam pemerintahan. Padahal harusnya posisi dan jabatan itu karena prestasi kerja, bukan karena kedekatan dan jasa politik. Jika ASN tidak netral, maka yang hadir adalah sisi-sisi gelap demokrasi,” tegasnya.

Olehnya itu katanya, netralitas ASN penting dijaga oleh semua pihak. ASN adalah abdi negara yang dilarang berpolitik praktis.

”Sebentar lagi kan pemilihan gubernur, dan pemilihan bupati, netralitas itu harus dijaga oleh semua pihak. Tim sukses juga harusnya tidak perlu melibatkan ASN dalam strategi memenangkan calon masing-masing,” tegas Helmy yang juga lulusan Pascasarjana IPB ini.(***BCHT)