Diduga Bantuan Dana PIP SMP 2 Terusan Nunyai Jadi Ajang Pungli

oleh -5 views

Foto : Ilustrasi kartu PIP,(foto istimewa).

Lampung Tengah, Suaralidik com – Ratusan wali murid SMP Negri 2 Terusan Nunyai kabupaten Lampung Tengah Provinsi Lampung keluhkan adanya Pungli di Setiap Pencairan Dana PIP di Sekolahnya.

Seperti yang di ungkapkan beberapa murid dan orang tua wali murid yang enggan namanya disebutkan mengatakan kepada tim invetigasi, Jumat 14/06/2019.

Setiap pengumpulan photo copy berkas untuk pencairan dana PIP, seluruh siswa diwajibkan membayar uang sejumlah Rp 25.000, tampa alasan yang jelas peruntukannya oleh dua oknum guru yang menangani urusan PIP tersebut.

Tidak berhenti sampai disitu, saat mencairkan dana tersebut di Bank BRI unit Baandar Agung, murid dan orang tua wali murid kembali dimintai sejumlah uang sebesar Rp 25.000 hingg 50.000 rupaih persiswa oleh dua oknum guru yang mendampingi mereka sambil mengumpulkan buku rekening tabungan milik siswa.

Lebih lanjut katan mereka, setiap kali pencairan orang tua wali murid diharuskan untuk membayar sejumlah uang sebesar Rp 50.000 hingga 75.000 stiap siswa.

Anehnya hal ini sudah berlangsung setiap tahunnya tanpa ada tindakan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Lampung Tengah.

Tentunya hal ini Menjadi PR Besar Bagi Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah Terutama Bagi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Tengah Serta Aparat Penegak Hukum yang Berada di Lampung Tengah.

“Oleh sebab itu kami orang tua wali murid berharap, agar hal ini dapat segera direspon dan di tindak lanjuti dan pelaku dapat diberi sanksi tegas,” harapya.

Dilain pihak, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Tengah Syarif Kusen, S.Pd. MM saat dimintai tanggapannya, Senin 17/06/2019 mengatakan, dalam waktu dekat ini akan segera mengumpulkan semua Kepsek se Kecamatan Terusan Nunyai guna merapatkan hal ini, terutama Kepsek SMP Negeri 2 Terusan Nunyai.

“Jika hal ini benar, maka Saya tidak akan segan-segan untuk memberikan sanksi tegas,”tegas Syarif.(***Tim/Kholidi).