Diduga Dendam, Pria di Gorontalo Nyaris Tewas Ditikam Pamannya

oleh -
Kapolsek Limbar
Korban Iwan Potale (49) saat dijenguk Kapolsek Limbar, IPDA Iwan M. Kapojos di Puskesmas Limbar, usai dianiaya pamannya, Rabu (08/01),(foto Istimewa).

LIMBOTO, Suaralidik.com – Gegara sakit hati, Irwan Potale (49), warga Desa Tunggulo, Kecamatan Limboto Barat (Limbar), Kabupaten Gorontalo, nyaris tewas ditikam pamannya UP (69), warga Desa Yosonegoro Kecamatan Limboto Barat, pada Kamis 08/01/2020.

Kapolsek Limbar, IPDA Iwan M. Kapojos kepada awak media menjeoaskan, penganiayaan ini terjadi pukul 22.00 Wita disalah satu warung milik Abdullah Lihawa Desa Yosonegoro.

“Menurut keterangan Saksi, sebelum kejadian tersangka masih sempat nonton permainan catur. Tak berselang lama tersangka berdiri dan langsung berjalan ke arah jalan kebetulan ketemu dengan korban. Sambil bergandengan tangan menuju ke warung, tiba-tiba pelaku langsung menghujani dada korban dengan pisau,” terang Kapolsek.

“Korban merasa terluka, langsung berteriak “basa kita” (Aku telah terluka). Saksi yang tak jauh dari TKP langsung melerainya dan merampas pisau yang digunakan tersangka. Mereka masih saudara, tersangka merupakan paman dari korban,” sambung Kapolsek.

IPDA Iwan mengungkapkan, motif penganiayaan tersebut sesuai pengakuan tersangka, karena sakit hati. Menurut tersangka, korban tidak senang dengan  keberadaannya di rumah peninggalan keluarga korban.

“Pengakuan tersangka, korban pernah menarik kerak baju pelaku karena tidak terima ulah pelaku yang kencing di teras rumah. Sementara menurut pengakuan pelaku, dirinya tidak pernah melakukannya. Hal itu yang membuat pelaku sakit hati. Belain lagi setiap ketemu, korban sering menunjukan wajah marah atau tidak bersahabat kepada pelaku,” jelas IPDA Iwan.

“Tersangka mengaku, saat kejadian dirinya diperlihatkan muka marah oleh korban. Karena tak terima, dirinya langsung menghujani korban dengan pisau sebanyak tiga kali di bagian dada. Tusukan ke empat sudah keburu dilerai oleh Saksi,” lanjut IPDA Iwan.

Iwan menambahkan, akibat dari kejadian itu, korban mengalami luka tusuk dibagian dada kanan dan kiri, serta di bawah ketiak sebelah kiri. Sementara tersangka saat ini telah di amankan di Mapolsek Limbar, guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Tersangka dijerat dengan pasal 351 ayat 2 KUHP dengan ancaman paling lama 5 tahun penjara,” tambah Iwan.(Rollink).

HUT Kabupaten Pinrang Ke-60