Diduga Korupsi Dana Desa, Kades Monas Gorontalo Utara Ditahan

oleh -

Foto, Konferensi Pers oleh jajaran Satreskrim Polres Gorontalo,(foto Thoger).

Gorontalo, Suaralidik.com – Diduga korupsi anggaran Dana Desa Tahun 2018, Kepala Desa Monano Selatan (Monas) Kecamatan Monano Kabupaten Gorontalo Utara Azis Said, ditahan Satreskrim Polres Gorontalo.

Kasat Reskrim Polres Gorontalo AKP Muhammad Kukuh Islami Sik mengatakan, kasus kerugian negara ini terungkap setelah adanya temuan audit Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Azis Said diduga merugikan uang negara sebesar Rp 192.209 229, dari total anggaran Rp 693.273.000”,kata Kasat Reskrim saat menggelar Konferensi Pers di Polres Gorontalo, Senin 08/07/2019.

Mohammad Kukuh mengungkapkan, setiap pekerjaan fisik berupa drainase, pembuatan 10 unit jamban, 5 unit rumah sehat, dan renovasi balai latihan yang bersumber dari Dana Desa 2018, Azis Said tak melibatkan pemerintah Desa maupun masyarakat, namun hanya dikelola sendiri.

“Kades ini memerintahkan bendahara Desa untuk membuat surat penarikan Dana Desa, dan kemudian dana tersebut diambil alih dan dikelola sendiri tampa melibatkan orang lain”,ungkap Mohammad Kukuh.

“Seluruh pekerjaan tersebut tidak sesuai juknis atau RAB yang telah ditetapkan. Selain itu ada juga pembangunan 1 unit jamban yang fiktif”,sambung Mohammad Kukuh.

Lanjut Pria yang sering disapa Kukuh ini, selain uang tunai sebanyak Rp 13.289.000 sisa dari kerugian negara, Satreskrim berhasil mengamankan barang bukti lainya berupa berkas pekerjaan, dan kuitansi.

“Pasal yang kita kenakan yakni, pasal 2 ayat 1, atau pasal 3 junto pasal 18 ayat 1, 2, 3 UU 31 tahun 1999 junto UU No 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi dengan ancaman hukuman 20 tahun dan denda 200 juta”, jelas Kukuh.

Saat ini Kades tersebut ditahan di sel tahanan Polres Gorontalo.(Rollink).