Diduga Kurang Waras, Pria Asal Manado Gegerkan Warga Bolmut

oleh -

Foto : Pelaku saat diamankan pihak kepolisian,(foto istimewa).

BOLMUT, Suaralidik.com – FP alias Fernando Pangkey (31), oknum paruh baya yang diduga pelaku penculikan anak ini menjadi menjadi topik hangat di kalangan masyarakat Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Kamis 13/06/2019.

Betapa tidak, FP diduga hendak menculik dua orang anak berumur 13 tahun di Desa Soligir, Kecamatan Kaidipang, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.

Kejadian berawal pada jam 4 sore, saat dua orang anak masing-masing bernama Rifki dan Rapan hendak mencari kelapa di kebun sekitar Desa Soligir.

Pada saat itu, kedua anak tersebut bertemu dengan FP, oleh FP kedua anak ini langsung dibawanya dengan tangan terikat serta iming-iming akan dibelikan rokok. Beruntunglah, FP dan kedua anak tersebut ditemukan warga.

“Kedua anak itu sudah terikat dengan tali, katanya dijanjikan rokok. Beruntung ada warga yang curiga terhadap gerak gerik pelaku ini, sehingga menemui FP dan kedua anak tersebut. Saat ditemui, FP langsung melarikan diri”, ujar Rusli Meamogu, yang merupakan paman dari kedua anak tersebut.

Sementara itu, Kapolsek Kaidipang, Kompol I Made Sumadia, M. Si,. saat ditemui awak media ini, membenarkan kejadian tersebut. Saat ini terduga pelaku telah diamankan di Polsek Urban Kaidipang. Dirinya mengaku masih menggali motif kenapa pelaku lakukan aksinya.

“Informasi yang berhasil dihimpun, pelaku ini adalah cleaning service di Pasar Karombasan dengan alamat Wanea Lingkungan 9 Kota Manado. Pelaku mengikat tangan kedua korban menggunakan tali nilon. Warga yang curiga langsung mendekati pelaku hingga ikatan tersebut dibuka. Saat itu pelaku langsung melarikan diri dan berhasil ditangkap pagi ini,” terangnya

Kompol I Made Sumadia pun menambahkan jika, pihaknya telah menghubungi keluarga pelaku di Manado, pihak keluarga mengaku jika pelaku ini pernah dirawat di rumah sakit jiwa.

“Untuk kepastian hukum, kami meminta kepada keluarga pelaku untuk menyerahkan surat-surat terkait pernah tidaknya dirawat di RS Jiwa. Saat ini mereka sudah dalam perjalanan jalan ke sini. Untuk sementara pelaku FP kami amankan di Polsek karena banyak warga masih di luar,” ujar Kapolsek.
(***Chan).