Diduga Lakukan Aborsi Tenaga Honorer Kelurahan Meninggal Di Rs Syekh Yusuf Gowa

oleh

SUARALIDIK.COM, Gowa – Seorang perempuan warga Kelurahan Tanjung Merdeka, Kecamatan Tamalate, meninggal dunia di RS Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa, diduga ingin menggugurkan kandungannya yang diperkirakan berumur dua bulan. Kamis (20/07/2017)

Diduga Lakukan Aborsi Tenaga Honorer Kelurahan Meninggal Di Rs Syekh Yusuf Gowa

Perempuan malam tersebut bernama Sri Inrayana (28) yang juga pegawai Honorer kantor Lurah Tanjung Merdeka

Awalnya orang tua korban mengetahui anaknya meninggal saat menerima telepon dari orang yang tidak diketahui mengatakan bahwa korban dalam keadaan sakit, kemudian setelah dihubungi kembali nomor tersebut sudah tidak aktif.

Setelah berselang beberapa jam kemudian orang tua korba ditelpon lagi oleh seorang perempuan yang mengatakan korban di bawa ke RSUD Syekhyusuf.

Tak berapa lama lagi orang tua korban kembali menerima telepon yang mengatakan bahwa Korban telah meninggal dunia.

Sementara Kasubag Humas Polres Gowa, AKP M Tambunan saat di konfirmasi mengatakan Dari hasil penyelidikan anggota Intel Polsek Somba Opu diketahui yang membawa korba ke rumah sakit adalah Udin Dg Nompo yang mengaku sebagai suami korban. Setelah meninggal korban dibawa ke rumah Nursia yang merupakan saudara dari Udin Dg Nompo.

Disitulah keluarga korban mengambil mayat korban yang kemudian merasakan adanya ketidakwajaran atas kematian korban, jadi keluarga korban membawa mayat korban ke Polsek Somba Opu.

Sesampainya di Polsek Kapolsek Somba Opu Kompol Prabowo menyarankan Keluarga Korban untuk diadakan Otopsi tetapi Keluarga Korban menolak.

Di rumah kos korban ditemukan obat promag dan Ampicillin yang diduga dipakai untuk melakukan aborsi.” Tuturnya

Sementara korban Sri Inrayana dan Udin diketahui tinggal bersama di Pondok Syifa, Jalan H. Yasin Limpo, Kelurahan Romangpolong [ADS|Red3]