Diduga Langgar Permendikbud No 8 Tahun 2019 , Kepsek Direkomendasi  Belanja  Buku  yang  Tak  Ada  HET 

oleh -
Foto : Perpustakaan Sekolah (Sumber : http://astutik084054.gurusiana.id)

BOLMUT, SUARALIDIK.COM  – Sejumlah kepala sekolah SD-SMP di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara  mengeluhkan dengan adanya ‘penekanan’ belanja  buku  ke Penerbit  buku  tertentu.

Informasi  yang diperoleh, ‘penekanan’  itu  dilakukan  oleh pejabat di DInas Pendidikan dan Kebudayaan Bolmong  Utara  dalam sebuah rapat. Selanjutnya itu  ditindaklanjuti  dengan menerbitkan  sebuah  rekomendasi.

SMKN 1

“rekomendasi  itu berisi agar  berbelanja buku  di  penerbit  Erlangga,”ungkap  sumber.

Disisi  lain, penerbit  yang  ditunjuk  itu tidak memiliki Harga Eceran Tertinggi seperti yang dimiliki penerbit lain.

“Selain tak memiliki HET, harga  Erlangga amat  tinggi. Tak sama  dengan harga  penerbit lain yang disetujui pemerintah. Tapi aneh kenapa  bos  di Boroko  mengarahkan  begitu,”tambah  sumber.

Berdasarkan Permendikbud Nomor 8 Tahun 2019  tentang Pemanfaatan Dana  BOS, Sekolah  yang menyelenggarakan  Kurikulum K-13 dan 2006, buku yang dibeli tetap  mengacu  kepada  buku  teks pelajaran  yang  telah disepakati  HETnya  oleh Kementerian  Pendidikan  dan Kebudayaan.

“Bukannya  kami menolak,namun Erlangga  itu  tidak memiliki HET. Kami sarankan agar  ditinjau  kembali,”tutup sumber.(***chan)